Pesisir Barat
Warga Way Haru Berjuang Buka Isolasi di Wilayahnya, Kirim Surat ke Pemkab hingga Presiden
Dengan alam pikir yang seadanya warga Way Haru terus berjuang untuk membuka isolasi di wilayahnya.
Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Dengan alam pikir yang seadanya warga Way Haru terus berjuang untuk membuka isolasi di wilayahnya.
Berbagai cara terus mereka lakukan, mulai dari permohonan ke Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat hingga mengirim surat ke Istana Negara di Jakarta untuk mengadukan nasib mereka kepada Presiden Joko Widodo.
"Sore ini surat permohonan audensi ke istana negara sudah dibawa oleh rekan kami, bu endang agar bisa audensi langsung dengan Pak Presiden," ungkap Rohman Peratin Siring Gading Way Haru, Sabtu (18/6/2022).
Lanjut dia menceritakan, sejak 1882 sampai tahun 2022 masyarakat Way Haru belum merasakan arti sebuah kemerdekaan yang sesungguhnya.
"Kami merasa seolah kami ini dianak tirikan," kata dia.
Baca juga: Perjuangan Berat Perekonomian Warga Way Haru Pesisir Barat, Ongkos Angkut Rp 4.000 per Kg
Baca juga: Way Haru Desa Terpencil di Ujung Bengkunat Pesisir Barat, Tak Ada Listrik dan Minim Fasilitas
Untuk diketahui, Jalan Way Haru ke Way Heni dirintis oleh masyarakat setempat sejak tahun 1994 berupa jalan setapak.
Kemudian, pada tahun 2011-2012 pemerintah desa dan tokoh masyarakat mulai mengajukan permohonan izin ke Kementrian terkait, untuk mendapatkan izin pengesahan status jalan lintas.
"Namun pada saat itu yg di kabulkan hanyalah berupa status Jalan Patroli, sampai pada tahun 2019 oleh Pemda Pesibar dibukalah badan jalan selebar 6 Meter sepanjang 10 km," bebernya.
Setelah itu timbullah persoalan baru dari pihak TNBBS yang mana mereka seolah mempersulit dan menghalang halangi setiap aktifitas Pemda Pesibar untuk memperbaiki jalan penghubung di Wilayah tersebut.
Maka jalur lintas penghubung wilayah Way haru- Way Heni tersebut sampai saat ini tidak bisa ditangani secara maksimal oleh Pemerintah Pesisir Barat.
"Kami sebagai warga masyarakat Way Haru Marga Belimbing merupakan bagian dari NKRI, memohon kepada Yang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo, untuk bisa membantu masyarakat yang ada di marga Belimbing ini, agar kami bisa merasakan arti dari sebuah kata kemerdekaan dan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," Ucapnya.
Sementara itu beberapa waktu yang lalu, Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal mengatakan, pembangunan jalan akses Way Haru menuju Way Heni itu memang merupakan prioritas Pemkab Pesisir Barat dan telah dianggarkan tahun 2022 ini.
"Pembangunan ruas jalan Way Haru memang menjadi prioritas pembangunan dan telah kita anggarkan tahun 2022, namun kendalanya saat ini Surat Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Pemkab Pesibar dan TNBBS belum bisa diterbitkan," kata Bupati.
Pemkab Pesisir Barat terus melakukan pembicaraan dengan pihak TNBBS namun belum juga menemukan jalan tengah.
Diketahui di Way Haru ini terdapat ada empat Pekon (Desa) yaitu, Pekon Bandar Dalam, Pekon Way Tias, Pekon Way Haru dan Pekon Siring Gading.