Bandar Lampung
Karyawan Koperasi Menyerahkan Diri Usai Tikam Nasabah di Bandar Lampung
Sempat buron pasca kasus penikaman menggunakan senjata tajam jenis pisau, pegawai koperasi akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sempat buron pasca kasus penikaman menggunakan senjata tajam jenis pisau, pegawai koperasi akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Pelaku penikaman tersebut terjadi saat melakukan penagihan pada Kamis (9/6/2022) lalu.
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito membenarkan bahwa pelaku penikaman telah menyerahkan diri.
Menurutnya pelaku secara sukarela menyerahkan diri datang ke Mapolsek Sukarame, sejak Sabtu (25/6/2022) kemarin.
"Sekarang sudah kita amankan di mapolsek," kata Warsito, Minggu (26/6/2022).
Baca juga: Dua Pelajar Kecelakaan di Bandar Lampung, Satu Meninggal Dunia
Baca juga: Pelajar Tewas, Yamaha Aerox Ringsek Tabrak Pantat Truk di Bandar Lampung
Kendati demikian, Warsito belum dapat membeberkan identitas pelaku yang menyebabkan korban luka di bagian punggung dan tangan.
Menurutnya, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku tersebut.
Yang jelas, lanjut Warsito pelaku sudah dilakukan penahanan di ruang tahanan mapolsek.
"Sudah ditahan, dan akan kita proses seusai hukum yang berlaku," kata Warsito.
Oleh karena itu belum diketahui motif penikaman yang dilakukan pelaku. Termasuk alasan pelaku akhirnya menyerahkan diri.
Setelah hampir 3 pekan menjadi buronan polisi. "Kalau tidak pasti terus kami buru pelaku ini kemanapun dia pergi," kata Warsito.
Diberitakan sebelumnya, seorang nasabah koperasi mengalami lukas sabetan sajam pada hari Kamis lalu.
Baca juga: Motor Mahasiswa Asal Tanggamus Raib Dicuri, di Indekos Bandar Lampung
Baca juga: Eva Dwiana Tegaskan Tak Segan Memecat ASN Pemkot Bandar Lampung Malas dan Kerap Bolos Kerja
Korban berinisial S, warga Jalan Narada, Jagabaya I, Way Halim, Bandar Lampung ini diduga terlibat cekcok mulut dengan pelaku.
Belum diketahui pangkal keributan tersebut, pelaku justru mengeluarkan sajam dan menghujamkan ke arah korban.
Luka tersebut membuat korban akhirnya membutuhkan perawatan medis secara intensif.
Sementara pihak keluarga, melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian setempat.
( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joeviter )