Berita Lampung

Disnakkeswan Lampung Sebut Realisasi Vaksin PMK Capai 71,8 Persen, Target Juli 100 Persen

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung sebut realisasi vaksin PMK telah mencapai 71 persen dari target. Ada keterlambatan laporan

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kadis Peternakan dan Keswan Provinsi Lampung Lili Mawarti sebut realisai vaksin PMK telah mencapai 71,8 persen dari target. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Lampung mencatat realisasi pelaksanaan vaksinasi PMK (penyakit mulut dan kuku) pada ternak sapi telah mencapai 71,8 persen atau sudah 26.556 dosis yang disuntikan.

Kadis Peternakan dan Keswan Provinsi Lampung Lili Mawarti mengatakan, total vaksin terdistribusi mencapai 37.000 dosis.

"Target kita, pada 7 Juli sudah terealisasi 100 persen sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat," kata Lili saat dihubungi Tribun Lampung, Sabtu (2/7/2022).

Dikatakannya, pemerintah Kabupaten dan Kota masih terus bekerja untuk melakukan vaksin PMK kepada hewan ternak.

Saat disinggung terkait Lampung yang kini zona orange gelap dan rendah capaian vaksin PMK, Lili menjelaskan, hal tersebut belum terlaporkan secara iSIKHNAS (sistem informasi kesehatan hewan Indonesia yang mutakhir).

Baca juga: Lampung Kini Zona Orange Gelap untuk Penyebaran PMK, Waspada Menjadi Merah

Baca juga: Ada 726 Kasus Hewan Ternak Terjangkit, Lampung Kini Mendekati Zona Merah Penyebaran PMK

"Karena teman-temna saat ini fokus melaksanakan vaksin, baru menginput dipelaporan iSIKHNAS tersebut," ujar Lili.

Tentang hewan kurban yang dijual di lapak-lapak pejualan, Lili memastikan telah aman.

Dirinya meminta kepada masyarakat yang hendak membeli hewan kurban lebih teliti. Memilih hewan kurban yang sehat dan telah memiliki SKKH (surat keterangan kesehatan hewan).

Lili pun meminta kepada petani peternak untuk melakukan pengecekan ternaknya guna mendapatkan SKKH.

Terkait kebutuhan hewan kurban tahun ini, dirinya mengatakan, untuk Lampung surplus.

Data stok hewan kurban hingga 15 Juni 2022 lalu, untuk sapi ada sebanyak 25.497 ekor. Sedangkan kebutuhan untuk kurban diperkirakan 16.544 ekor.

Kerbau tersedia di peternak mencapai 860 ekor dan kebutuhannya hanya 157 ekor.

Baca juga: Iriyanto Ingin Motor Listriknya Bisa Mengaspal, Kapolres Lampung Selatan: Harus Dikaji Kelayakannya

Baca juga: Hendak Menabrak Petugas, Pemuda di Bandar Lampung Diamankan oleh Polisi

Sedangkan untuk kambing ketersediaan 68.760 ekor, sedangkan kebutuhan mencapai 56.486 ekor.

Sedangkan untuk domba tersedia 4.773 ekor, sementara kebutuhan hanya 817 ekor.

"Ketersediaan hewan kurban di peternak surplus atau aman dan masyarakat jangan takut penyakit mulut dan kaki (PMK) karena kemarin sudah disuntik vaksin bagi sapi yang sehat," ucap Lili.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved