Rektor Disandera Karyawan di Lampung

Isu Rektor Disandera Karyawan di Lampung, Wilem Diminta Cari Mahasiswa

Rektor Institut Maritim Prasetya Mandiri Wilem Nikson Sitompul menjawab kabar rektor disandera karyawan. Ia mengatakan punya masalah dengan yayasan.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Ilustrasi Rektor Institut Maritim Prasetya Mandiri Wilem Nikson Sitompul. Wilem menjawab kabar rektor disandera karyawan. 

Dirinya harus berjuang untuk memenuhi target mahasiswa baru.

Selain itu dengan dana kecil dirinya harus membayar dosen.

Serta membayar lainnya dan perbaikan di dalam kampus.

Ia menjelaskan, dirinya diminta untuk bertugas sebagai rektor dalam kontrak selama 5 tahun. 

Namun, ini hanya bertahan beberapa bulan sebagai rektor.

"Akhirnya saya diminta menyerahkan rumah dinas dan mobil dinas," kata Wilem.

Saat ini juga hubungan dengan pihak luar juga sudah diperbaiki.

Dengan kondisi seperti ini dirinya diberhentikan dan harus dievaluasi.

"Saya tadi ditahan untuk menyerahkan mobil dinas kampus dan harus menyerahkan rumah. Saya saja belum digaji dan ini yang saya punya saja saya serahkan kepada karyawan," kata Wilem

Tidak dikeluarkan mobil tersebut dan tidak nyaman bekerja dan makanya tadi menghubungi penasehat hukum agar bisa dikeluarkan.

"Tadi saya didalam ruangan dari jam 10.00 WIB tak bisa keluar," kata Wilem

Tapi dari pihak kampus sempat datang kerumah dinasnya dan bertemu dengan istrinya yang dalam pemulihan kondisi sakit.

"Kalau saya ini dari Jakarta yang merupakan praktisi bidang maritim dan saya tertarik menjadi rektor diminta yayasan Prasetya Mandiri," kata Wilem.

Ada Masalah 

Dijelaskan oleh Rektor Wilem, tidak ada penyekapan terhadap dirinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved