Rektor Disandera Karyawan di Lampung

Isu Rektor Disandera Karyawan di Lampung, Wilem Diminta Cari Mahasiswa

Rektor Institut Maritim Prasetya Mandiri Wilem Nikson Sitompul menjawab kabar rektor disandera karyawan. Ia mengatakan punya masalah dengan yayasan.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Ilustrasi Rektor Institut Maritim Prasetya Mandiri Wilem Nikson Sitompul. Wilem menjawab kabar rektor disandera karyawan. 

"Memang ada permasalahan saya dan pimpinan Yayasan Prasetya Mandiri," kata Rektor Wilem.

Permasalahan ini sudah berlarut yang harus ada pembenahannya dalam kampus.

Diakuinya selama ini dirinya sering memberikan masukan kepada kampus untuk sisi positif dalam mengembangkan kampus.

Tapi pada kenyataannya dirinya harus diberhentikan secara tidak resmi artinya tidak melalui aturan.

Harusnya ada aturan dalam memberhentikan rektor.

Ini dirinya kaget kenapa bisa seorang pimpinan yayasan bertindak sewenang-wenang dengan pimpinan perguruan tinggi.

Kalau terjadi ditempat lain ini mungkin lebih parah lagi dan jangan sampai pimpinan yayasan itu mengendalikan rektor.

Apalagi saat ini kondisinya sebagai rektor sedang bekerja untuk pengembangan kampus.

20 Polisi Ditarik

Kapolsek Kedaton Kompol Atang Syamsuri buka suara terkait kabar rektor disandera karyawan di Institut Maritim Prasetya Mandiri, Bandar Lampung.

Sebelumnya beredar kabar bahwa terjadi rektor disandera karyawan di Institut Maritim Prasetya Mandiri. 

Kabar rektor disandera karyawan tersebut menimpa Wilem Nikson Sitompul.

Namun, Kompol Atang Syamsuri menyatakan hal tersebut tidak benar adanya.

"Nyatanya tidak ada penyanderaan dan laporan kepada pihak kepolisian hanya membutuhkan bantuan saja," kata Kapolsek Kedaton Kompol Atang Syamsuri, Kamis (14/7/2023). 

Sebelumnya pihak penasihat hukum rektor meminta bantuan polisi untuk datang ke kampus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved