Berita Terkini Nasional
Imbas Kasus Kematian Brigadir J, IPW: Ada Solidaritas Ngawur di Mabes Polri
IPW meminta perhatian Kapolri, Kompolnas dan Komisi III DPR serta Presiden RI untuk mengusut potensi adanya geng ngawur di institusi Polri.
Mutasi dilakukan setelah Inspektorat Khusus (Irsus) bentukan Kapolri memeriksa 25 personel polisi terkait ketidakprofesionalan penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.
Pengawalan Brimob
Di tengah makin panasnya kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J, termasuk dibawanya Ferdy Sambo ke Mako Brimob.
Muncul kabar soal rumah dinas Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto ditembak orang tak dikenal (OTK).
Ditambah lagi muncul pasukan Brimob bersenjata lengkap dan kendaraan taktis di Bareskrim Polri yang curi perhatian.
Pihak Mabes Polri akhirnya bersuara.
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo membantah kabar penembakan di rumah Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto.
"Sudah saya cek infonya tidak benar," kata Irjen Dedi saat dikonfirmasi, Minggu (7/8/2022).
Dedi menjelaskan kabar yang tersebar di grup WhatsApp telah terjadi penembakan di rumah dinas Kabareskrim oleh orang yang tak dikenal adalah berita bohong alias hoaks.
Apakah personel yang akan mengamankan Mabes Polri akan ditambah terkait isu tersebut, hingga kini belum terkonfirmasi.
Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Bareskrim Sejak Sabtu
Diketahui sejak Sabtu (6/8/2022), anggota pasukan Brimob bersenjata lengkap terlihat berada di Bareskrim Polri, Jakarta.
Pantauan Tribunnews.com di Bareskrim Polri sekira pukul 13.30 WIB, sejumlah anggota Brimob tiba.
Mereka terlihat menaiki kendaraan taktis lengkap dengan persenjataan.
Meski begitu, Mabes Polri tidak menjelaskan secara rinci terkait kedatangan anggota Brimob menggunakan pakaian dinas loreng lengkap dengan senjatanya itu.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo belum dapat memastikan kedatangan sejumlah personel Brimob tersebut.
Dia hanya menyebut saat ini masih menunggu perkembangan terbaru dari tim khusus (timsus) bentukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo soal penanganan kasusnya.
"Sama-sama nunggu update dari timsus," kata Dedi saat dihubungi, Sabtu (6/8/2022).
Terkait itu, Mabes Polri menyebut kedatangan anggota pasukan Brimob bersenjata lengkap itu merupakan bentuk pengamanan yang diminta langsung dari Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.
"Kehadiran personel Brimob untuk pengamanan Bareskrim, itu atas permintaan resmi Kabareskrim," ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian saat dikonfirmasi, Sabtu.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Irjen-Polisi-Ferdy-Sambo-dikabarkan-ditangkap.jpg)