Berita Lampung
Peserta Program KB di Mesuji Lampung Kini 33.942 Pasangan dari 45.744 Pasangan Usia Subur
Pasangan usia subur di Kabupaten Mesuji, Lampung totalnya 45.744 pasangan dan 33.942 pasangan sudah ikuti program KB.
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Capaian program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Mesuji, Lampung sampai Agustus 2022 mencapai 74,20 persen.
Persentase tersebut didapat dari jumlah pasangan usia subur yang ikuti program KB di Kabupaten Mesuji, Lampung 33.942 pasangan.
Sedangkan pasangan usia subur di Kabupaten Mesuji, Lampung totalnya 45.744 pasangan, harapannya makin banyak lagi pasangan usia subur yang ikuti program KB sampai akhir 2022.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bidang KB Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Ari Kurniawan Aryotejo, Minggu (28/8/2022).
"Belum genap satu tahun, capaian program KB di Kabupaten Mesuji sudah meningkat dari tahun sebelumnya," ujarnya.
Baca juga: Pendakian Kibar ke-9 Gunung Pesagi Lampung Barat Siap Digelar 27-29 Oktober 2022
Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Ingin Pahawang Culture Festival Berkembang
Sebab, pada 2021 sendiri capai program KB atau angka pemakaian kontrasepsi moderen sendiri hanya mencapai 68,51 persen.
Artinya, capai di 2022 sudah meningkatkan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Untuk di 2021 sendiri pasangan usia subur sebanyak 45.375 sedangkan pasangan usia subur yang ber-KB 31.088 pasangan," jelasnya.
Ditambahkannya, selain angka pemakaian kontrasepsi modern atau MCPR terdapat juga angka pada kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi atau un met need.
Pada 2021 angka pada kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi mencapai 9,84 persen.
Sedangkan pada 2022 sendiri angka pemakaian kontrasepsi modern mencapai 7,88 persen.
"Kesimpulannya, semakin tinggi MCPR atau angka pemakaian kontrasepsi modern maka semakin baik," kata Ari.
Baca juga: Petani Damar Pesisir Barat Lampung Keluhkan Harga Damar Mata Kucing Makin Anjlok, Kini Rp 10 Ribu/kg
Baca juga: KPU Mesuji Lampung Bakal Terima 2 Pilihan Anggaran Pilkada 2024, Rp 35 Miliar atau Rp 45 Miliar
"Kemudian semakin rendah un met need atau angka pada kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi maka semakin baik," sambungnya.
Dijelaskannya dalam program KB sendiri terdapat berbagai macam alat kontrasepsi telah tersalurkan ke masyarakat.
Sebanyak tujuh jenis alat kontrasepsi yang telah tersalurkan, setiap itemnya mengalami peningkatan pada 2022 jika dibandingkan dari tahun sebelumnya.