Polisi Tewas Ditembak di Lampung

Breaking News Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Kanit Provos Sempat Uji Senjata

Dalam rekontruksi perkara Kanit Provos tembak anggota polisi di Lampung Tengah, terdapat 21 adegan yang diperagakan pelaku polisi tembak polisi.

tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
Rekontruksi polisi tembak polisi di Lampung Tengah. Kanit Provos tembak anggota polisi hingga tewas dihadirkan dalam proses rekontruksi di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (6/9/2022). 

Ditambahkan Kombes Pol Pandra, sidang kode etik itu rencananya digelar di Polres Lampung Tengah. Sesuai dengan locus atau Tempat Kejadian Perkara (TKP) nya di Lampung Tengah.

Pandra mengungkapkan bahwa pelaku Aipda Rudi Suryanto saat ini dalam keadaan sehat.

Diungkapkan Pandra, terhadap Aipda Rudi Suryanto juga dilakukan pemerikasaan psikologi oleh Biro SDM (Sumber Daya Manusia) Polda Lampung.

"Pemeriksaan dari Biro SDM tersebut dipimpin oleh AKBP Eka," kata Kombes Pandra 

Menurut Pandra, Biro SDM juga akan mendalami aspek psikologinya.

Proses pemeriksaan tersebut dilakukan secara paralel.

Baik itu unsur pidananya, hingga pemenuhan unsur-unsur tindak pidananya dalam pasal 338 KUHPidana. 

Dalam pasal tersebut berbunyi, barang siapa dengan sengaja mengakibatkan menghilangnya nyawa orang lain akan dipidana 15 tahun.

Dikebumikan di Lampung Barat

Jenazah Bhabinkamtibmas Aipda Ahmad Karnain, korban yang tewas ditembak Kanit Provost Polsek Way Pengubuan Aipda Rudi Suryanto dikebumikan di Kabupaten Lampung Barat.

Pantauan Tribunlampung.co.id, Senin petang (5/9/2022), jenazah korban yang tewas ditembak sesama polisi ini diberangkatkan dari kediamannya di Jalan Rantau Jaya, Lingkungan 5, RT 2, Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Jenazah Bhabinkamtibmas Aipda Ahmad Karnain diantar ke kediaman orangtua korban di Jalan Lintas Nasional, Pekon Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, untuk selanjutnya dikebumikan.

Sebelum diberangkatkan ke rumah orangtua korban, jenazah Bhabinkamtibmas Aipda Ahmad Karnain didoakan oleh warga dan kerabat dekat di rumah duka.

Pihak keluarga mengucapkan permohonan maaf kepada warga setempat apabila semasa hidup Aipda Ahmad Karnain terdapat perilaku yang kurang berkenan, baik sengaja ataupun tidak sengaja.

Mulai Senin malam (5/9/2022), pihak keluarga akan mengadakan yasinan selama tujuh hari ke depan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved