Kesehatan
Waspadai Silent Killer Jantung Koroner, Kenali Gejalanya
Penyakit jantung bahkan dikenal sebagai silent killer karena bisa menyerang tanpa gejala, hingga akhirnya mengalami serangan jantung koroner.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
"Harus segera dilakukan tindakan untuk melancarkan kembali aliran darah di pembuluh darahnya, itu penanganan pada gawat darurat," terangnya.
Berhenti Merokok
Dalam hal ini gaya hidup sehat dibutuhkan untuk menjaga kondisi yang stabil dari hal-hal yang dapat memicu serangan jantung atau menyebabkan kondisi emergency.
Menjalani gaya hidup sehat dalam hal ini adalah bisa menerapkan pola makan yang seimbang plus dengan olahraga yang rutin namun tidak berlebihan.
"Seimbang di karbohidratnya, proteinnya, dan disertai yang lain-lain, misalnya olahraga, rokoknya harus distop, istirahat yang cukup," kata dr Riana.
Pada pasien penyakit jantung, juga harus selalu dalam kondisi yang rileks untuk menjaga kestabilan denyut jantungnya.
Hal yang mengagetkan dapat membuat penderita penyakit jantung bisa terpicu terkena serangan jantung.
"Saya kira ini tidak hanya terjadi pada pasien jantung saja, namun juga bisa terjadi pada kondisi orang normal yang tidak siap menerima hal yang mengejutkan," kata dia.
(Tribun Lampung.co.id/ Sulis Setia Markhamah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Waspadai-silent-killer-jantung-koroner-kenali-gejalanya.jpg)