Pemilu 2024

Tentang Penyesuaian Anggaran Pilkada 2024, Riswan Tony: Belum Ada Pembahasan

Riswan Tony, anggota Komisi II DPR RI tanggapi pernyataan KPU Lampung terkait penyesuaian anggaran Pilkada 2024 pasca kenaikan harga BBM

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Dedi Sutomo
Dokumen
Anggota Komisi II DPR RI Riswan Tony tanggapi pernyataan KPU Lampung terkait penyesuaian anggaran Pilkada 2024 mendatang, pasca kenaikan harga BBM bersubsidi. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Anggota Komisi II DPR RI Riswan Tony menanggapi penyataan KPU Lampung terkait penyesuaian anggaran Pilkada 2024 pasca kenaikan harga BBM.

Dikatakan Riswan, belum ada pembahasan resmi di tingkat DPR maupun pemerintah seputar penyesuaian anggaran Pilkada 2024 pasca kenaikan BBM.

Anggota DPR Dapil II Lampung ini juga menilai kenaikan harga BBM belum terlihat dampaknya, sehingga belum ada pembahasan tentang penyesuaian anggaran untuk Pilkada 2024.

"Belum ada (pembahasan), karena sejauh ini saya melihat pasca penyesuaian harga BBM, belum ada yang terdampak," ujar Riswan Tony, Minggu (25/9/2022).

Dirinya mengungkapkan, kenaikan harga BBM belum memiliki dampak pada kenaikan harga barang kebutuhan.

Baca juga: Pria di Pringsewu Lampung Nekat Akhiri Hidup di Gudang Padi, Diduga Depresi

Baca juga: KPU Lampung Arahkan KPU Metro Gaet Influencer Sosialisasikan Pemilu 2024

Seperti pada harga kertas yang sejauh ini belum mengalami kenaikan.

Contohnya, harga kertas saja sampai saat ini juga belum naik," ucap Riswan Tony.

Sebelumnya, KPU Lampung angkat bicara mengenai kemungkinan anggaran Pilkada 2024 juga ikut mengalami penyesuaian. 

Anggota KPU Lampung Divisi Perencanaan dan Logistik Titik Sutriningsih mengatakan, memang saat ini belum ada pembahasan resmi tentang penyesuaian anggaran Pilkada 2024 di tiap KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota.

"Memang belum dibahas, kenaikan BBM ini tidak menutup kemungkinan nanti anggaran bisa bertambah," kata Titik.

Kendati demikian, menurut Titik, masih banyak tenggang waktu untuk membahas penyesuaian anggaran Pilkada terkait kenaikan BBM. 

Titik menegaskan, masih ada selang waktu sekitar 1 tahun, menuju tahapan Pilkada serentak di Lampung.

Baca juga: Rakor KPU Way Kanan: 319.361 Jiwa Terdaftar Dalam PDPB

Baca juga: KPU Lampung Selatan Umumkan Hasil Pemutakhiran Pemilih 3 Bulanan, Ada 716.346 Pemilih

"Jadi kemungkinan nanti akan dibahas KPU bersama pemerintah," ucap Titik.

Dirinya menjelaskan, saat ini sudah ada kesepakatan antara KPU dengan pemerintah soal anggaran Pilkada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved