Berita Lampung

Wisata Teropong Kota di Lampung Selatan Akan Direvitalisasi Paling Lambat Akhir 2022

Tim Desa Wisata Dinas PMD Lampung Selatan meminta Pemerintah Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, merevitalisasi Wisata Teropong Kota.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Wisata Teropong Kota di Lampung Selatan akan direvitalisasi paling lambat akhir 2022. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Tim Desa Wisata (Desta) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lampung Selatan meminta Pemerintah Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, merevitalisasi (perbarui) Wisata Teropong Kota.

Pasalnya, sejak pandemi Covid-19 kunjungan ke tempat Wisata Teropong Kota sepi atau berkurang.

Kepala DPMD Lampung Selatan Erdiyansyah mengatakan kunjungan Tim Desta ke lokasi Wisata Teropong Kota dalam rangka mendorong desa-desa di kabupaten ini menjadi desa wisata.

Dia menjelaskan Desa Sumur Kumbang telah memiliki destinasi Wisata Teropong Kota yang dibangun dari dana desa (DD) sejak 2019-2020.

Destinasi Wisata Teropong Kota ini punya ciri tersendiri, yakni objek wisata pegunungan berhawa sejuk dengan view Kota Kalianda dan kolam renang di atas gunung.

Baca juga: Polres Lampung Selatan Masih Selidiki Penyebab Kematian Wanita di Pantai Karet Kalianda

Baca juga: Kemunculan 2 Ekor Beruang di Perkebunan Karet Gegerkan Warga Abung Kunang Lampung Utara

Lalu budaya dan religi, seperti ruwat bumi tahunan, petilasan penyebar agama Islam Syeh Mansur, dan objek Sumur Kumbang, kesenian seni budaya, serta agrowisata durian.

Kemudian, produk UMKM khas, seperti gula aren, emping melinjo, olahan makanan dari durian, dan produksi cobek/lumpang batu.

Desa Sumur Kumbang merupakan gerbang  jalur utama pendakian ke Gunung Rajabasa yang terdapat 1 pos, tentunya, hal ini  jika dirangkai menjadi paket wisata dan budaya.

Desa Sumur Kumbang layak menjadi desa wisata yang bisa menjadi tujuan kunjungan wistawan lokal hingga mancanegara. 

Apalagi, jaraknya hanya 10 menit dari pusat Kota Kalianda.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Erdiyansyah mengatakan sebelum pandemi Teropong Kota ini sangat ramai.

"Sejak pandemi, animo pengunjung yang datang ke teropong kota ini mulai berkurang," kata Erdiyansyah, Selasa (27/9/2022).

"Oleh karena itu harus direvitalisasi atau diperbaharui lagi tentunya dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, dan bisa disupport dengan dana desa," ujarnya.

"Kami ingin Wisata Teropong Kota ini bisa diperbarui kembali," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved