Liga Inggris

Mantan Pelatih Chelsea Beber 4 Kegagalan Transfer Pemain Era Abramovich

Mantan pelatih Chelsea Andre Villas-Boas mengungkap ada empat pemain yang gagal pindah ke Chelsea semasa kepemilikan Roman Abramovich.

Tayang:
Editor: Yoso Muliawan
Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images
Kegagalan Chelsea - Luka Modric saat bermain sekaligus menjadi kapten Kroasia. Salah satu kegagalan Chelsea di era Roman Abramovich adalah kegagalan merekrut Luka Modric. 

Carlos Teves yang dibajak dari rival abadi Manchester United menjadi andalan Manchester City dari 2009 hingga 2013.

Di Manchester Biru, Carlos Teves bermain 138 kali dengan mencetak 58 gol.

Carlos Tevez menjadi bagian dari tim Manchester City yang akhirnya berhasil merebut gelar juara Liga Inggris pertama setelah 44 tahun.

Dalam pertandingan penentu di akhir musim 2011-2012, Manchester City secara dramatis menang 3-2.

Gol kemenangan dicetak oleh Sergio Aguero pada injury time babak kedua.

4. Alvaro Pereira

Pemain keempat yang proses transfernya ke Chelsea gagal adalah bek kiri Alvaro Pereira.

Chelsea tidak berhasil mendapatkan pemain belakang Porto itu hampir bersamaan dengan gagalnya perpindahan Joao Moutinho.

"Kesepakatan transfer Joao Moutinho harus dilakukan dengan Porto (setelah gagalnya transfer Luka Modric), tapi masalahnya kemudian adalah kesepakatan untuk bek kiri Porto Alvaro Pereira juga gagal," kata Andre Villas-Boas.

Alvaro Pereira, pemain berpaspor Uruguay itu, baru menginjakkan kaki di Eropa setelah lama bermain di Liga Argentina.

Pada prosesnya, Alvaro Pereira memilih hengkang ke Inter Milan pada 2012. 

Tak Ingin Disalahkan

Soal gagalnya empat pemain itu pindah ke Chelsea, Andre Villas-Boas enggan disalahkan meskipun kegagalan itu terjadi pada akhir-akhir dirinya bekerja di Stamford Bridge.  

"Kegagalan yang tidak bisa Anda menyalahkan seorang pelatih," ujar Andre Villas-Boas.

Roman Abramovic yang membeli Chelsea dengan harga murah pada 2003 dari Ken Bates dikenal karena dua hal: menghambur-hamburkan kan uang serta mempekerjakan dan memecat manajer dengan cepat.

Sementara Andre Villas-Boas dikenang oleh pendukung Chelsea juga Tottenham Hotspur sebagai salah satu manajer terburuk.

Andre Villas-Boas yang namanya melambung saat melatih FC Porto pernah membuat sejumlah keputusan kontroversial.

Misalnya, ia pernah mengisolasi Didier Drogba dan beberapa pemain senior Chelsea lainnya karena dinilai tidak efektif dengan strateginya. (Tribunlampung.co.id)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved