Berita Lampung
Waspadai Banjir dan Puting Beliung saat Musim Hujan di Tulangbawang Lampung
Wakapolres Tulangbawang, Kompol Riki Ganjar Gumilar mengungkap potensi banjir dan angin puting beliung berlaku bagi seluruh wilayah Tulangbawang.
Tribunlampung.co.id, Tulangbawang- Banjir dan angin puting beliung merupakan bencana alam yang sering melanda wilayah Tulangbawang, Lampung ketika musim hujan.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mewaspadai bencana banjir dan angin puting beliung saat musim hujan di Tulangbawang.
Wakapolres Tulangbawang, Kompol Riki Ganjar Gumilar mengungkap potensi bencana banjir dan angin puting beliung berlaku bagi seluruh wilayah di Kabupaten Tulangbawang.
"Bencana alam yang sering terjadi di Tulangbawang yakni banjir dan angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan sejumlah tempat, dan tumbangnya pepohonan akibat angin kencang," ujar Kompol Riki Ganjar Gumilar dalam apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Alam Tahun 2022, Senin (10/10/2022).
Ditambahkan Riki Ganjar Gumilar, penanggulangan bencana merupakan urusan semua pihak. Walaupun penanggung jawab ada di pemerintah.
"Semua sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana," bebernya.
Baca juga: Polisi Amankan Uang Penjualan Narkotika saat Gerebek Rumah Bandar di Tulangbawang
Baca juga: Dua Lokasi Rawan Kecelakaan di Tulangbawang, 68 Korban hingga September 2022
Maka dari itu, menurut dia, perlu ada peran dan partisipasi semua pihak dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam.
Salah satunya peran serta masyarakat sekitar. Karena, kata dia, masyarakat merupakan garda terdepan kesiap siagaan jika terjadi bencana.
"Penting adanya sinergitas yang baik dalam peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana kedepan," ujarnya.
Menurutnya, bencana alam dapat terjadi secara mendadak dan tanpa terprediksi.
Sehingga sangat memerlukan kelancaran komunikasi dan koordinasi antar lintas pemangku kepentingan.
Maka penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat, guna mencegah kejadian yang lebih buruk bila terjadinya bencana alam.
Kompol Riki Ganjar Gumilar berharap dengan adanya Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Alam Tahun 2022 dapat menjadi awal koordinaasi yang baik kedepan. Terutama dalam kesiapsiagaan mengantisipasi terjadinya bencana.
Apel gelar pasukan siaga bencana alam Tahun 2022 diikuti oleh personel gabungan TNI AU dan AD, Brimob Subden III Mengala, Samapta, dan Sat Lantas.
Serta personel gabungan staff dan Bhabinkamtibmas, gabungan Reskrim, Intel dan Narkoba. Kemudian diikuti Sat Pol PP, Damkar, BPBD dan Dishub Tulangbawang.
Usai pelaksanaan apel gelar pasukan, Wakapolres didampingi Forkopimda, PJU Polres dan Kapolsek jajaran melaksanakan pengecekan langsung sejumlah kendaraan yang disiagakan guna mengantisipasi bila terjadi bencana alam di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur.
(Tribunlampung.co.id/Candra Wijaya)