Berita Lampung

Piutang Koperasi Betik Gawi Bandar Lampung Hambat Pembayaran Tabungan Guru Pensiun

Ratusan guru belum bayar utangnya ke Koperasi Betik Gawi maka hambat pembayaran tabungan guru pensiunan lainnya.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kepala Koperasi Betik Gawi Joko Purwanto jelaskan banyak berutang dan nilainya capai Rp 1 miliar itu hambat pembayaran tabungan ke guru pensiun. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Koperasi Betik Gawi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disidikbud) Bandar Lampung mencatat ratusan anggota koperasi belum bayar utang.

Sehingga Koperasi Betik Gawi Disidikbud Bandar Lampung miliki piutang mencapai Rp 1 miliar dan hambat pembayaran tabungan anggota koperasi lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Koperasi Betik Gawi Joko Purwanto saat ditemui di Koperasi Betik Gawi di Jalan Wolter Monginsidi Bandar Lampung tentang kondisi pembayaran tabungan guru pensiun. 

"Jadi ada juga anggota koperasi Betik Gawi ini yang belum membayar utangnya kepada koperasi. Akhirnya banyak guru yang pensiun lainnya yang belum dibayarkan," kata Joko, Jumat (14/10/2022).

Ia mengaku dalam utang tersebut, ada guru yang dulunya aktif lalu kini pansiun lantas utangnya belum dibayar.

Dan untuk menagih guru pensiunan ini menjadi pekerjaan tersendiri harus membutuhkan kesabaran, karena uang itu juga beredar di anggota.

Baca juga: BPBD Tanggamus Lampung: 13 Pekon di Semaka Terendam Banjir

Baca juga: Irjen Teddy Minahasa Resmi Tersangka Peredaran Gelap Narkoba

"Bahkan kami turun ke lapangan untuk menagih utang tersebut, guru pensiunan tapi yang mempunyai tunggakan ini masih ada," kata Joko.

Pihaknya tetap turun ke bawah, karena uang ini uang juga milik anggota guru pensiunan.

Terutama diharapkan kesadaran untuk anggota koperasi yang memiliki utang untuk segera dibayar utang tersebut.

Membutuhkan waktu untuk menagih para anggota yang sudah pensiun tersebut.

"Kami juga membutuhkan kesabaran untuk menagih utang dari para guru pensiunan yang mempunyai utang ke Koperasi Betik Gawi," kata Joko yang juga Kepala SDN 2 Rawa Laut ini

Kalau totalnya seratusan anggota koperasi Betik Gawi yang belum membayar hutang kepada koperasi ada sekitar Rp 1 miliar.

Terkait guru pensiunan yang belum dibayarkan diharapkan untuk bersabar dan akan segera dibayarkan apa yang telah menjadi haknya.

"Segera akan kita bayarkan, dan semua ini kita tunggu daftar tunggunya saja," kata Joko.

Dirinya mewakili Kepala Disdikbud Bandar Lampung Eka Afriana Novel meminta maaf kepada guru pensiunan di Bandar Lampung karena belum dibayar dana pensiunan tersebut.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved