Banjir di Semaka Tanggamus

Belasan Hektare Sawah Fuso Akibat Terjangan Banjir di Tanggamus Lampung

Pada saat banjir melanda di Kabupaten Tanggamus terdapat puluhan hektare lahan pertanian milik warga yang ikut terendam, ada belasan hektare fuso.

Penulis: Dickey Ariftia Abdi | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Tanggamus
Tanaman padi yang terkena banjir di Kabupaten Tanggamus beberapa waktu yang lalu. Belasan hektare sawah fuso akibat terjangan banjir di Tanggamus Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Tanggamus - Banjir yang melanda Kabupaten Tanggamus beberapa hari lalu berdampak juga kepada sektor pertanian setempat. 

Banjir yang terjadi di Kabupaten Tanggamus tersebut merusak tanaman pertanian masyarakat yang berada di lokasi banjir

Pada saat banjir melanda di Kabupaten Tanggamus terdapat puluhan hektare lahan pertanian milik warga yang ikut terendam.

Sarimin selaku Petugas POPT mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus memberikan data terkait hal tersebut. 

"Ada empat kecamatan yang terkenan dampak banjir kemarin di sektor pertanian," ungkapnya, Senin (17/10/22). 

Untuk kecamatan yang terdampak antara lain Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kecamatan Semaka. 

Baca juga: Pemprov Lampung Ingatkan Guru Jaga Netralitas di Pemilu 2024  

Baca juga: Polres Pringsewu Tindak 1.946 Pelanggar Lalu Lintas Selama Operasi Zebra Krakatau 2022

Kemudian selanjutnya yang terdampak ada di Kecamatan Wonosobo dan juga Kecamatan Cukuh Balak. 

Untuk di Kecamatan Bandar Negeri Semuong terdapat 40 Hektare lahan persawahan yang terendam banjir pada beberapa hari yang lalu. 

Kemudian, dari 40 hektare yang terendam terdapat 1 hektare lahan sawah yang dinyatakan fuso. 

Ditempat yang sama, tanaman jagung juga cukup banyak yang terendam oleh air banjii beberapa waktu lalu. 

Total di Kecamatan Bandar Negeri Semuong terdapat 65 hektare jagung yang terendam banjir dan 5 hektare diantara dinyatakan fuso. 

"Untuk yang fuso itu 4 hektarenya tanaman jagung berusia 0-30 hari setelah tanam," ungkapnya. 

Kemudian untuk satu hektare lainnya tanaman jagung yang fuso berumur 75 hari ke atas setelah tanam. 

Selain itu, banjir ini juga berdampak pada pertanian di Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus

Untuk di Kecamatan Semaka terdapat 237 hektare yang terendam banjir dan 6 hektare diantaranya fuso. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved