Berita Lampung
Industri Rumahan Kopi Lampung Barat Gunakan Tabung Oven Ratakan Kematangan Biji Kopi
Proses sangrai atau memanggang biji kopi dengan menggunakan kayu bakar dan tabung oven yang terus diputar agar biji kopi matang merata.
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Proses sangrai atau memanggang biji kopi merupakan tahapan penting untuk ciptakan kualitas kopi robusta terbaik di Lampung Barat.
Para petani di Lampung Barat yang produksi kopi bubuk akan lakukan proses sangrai biji kopi terlebih dahulu sebelum digiling dijadikan bubuk.
Tribunlampung.co.id pun diberi kesempatan untuk menyaksikan langsung proses sangrai biji kopi di salah satu industri rumahan milik petani yang berada di Liwa, Lampung Barat.
Industri rumahan tempat memproduksi kopi ini merupakan milik petani yang bernama Marni dan anaknya yang bernama Darwis.
Di tempatnya tersebut, Marni menyediakan tempat untuk menyangrai sekaligus mempunyai mesin penggilingan kopi sendiri.
Proses sangrai yang dilakukan Marni pun masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan menggunakan kayu bakar dan alat masak yang disebut tabung oven.
Baca juga: Tempat Wisata di Lampung, Pantai Bensam Pesawaran Tawarkan Banyak Wahana Seru dan Berkesan
Baca juga: Curi Handphone di Kamar Kontrakan, Pemuda Asal Lampung Selatan Diamankan Polisi
Tabung oven adalah alat sagrai kopi selain menggunakan wajan yang sudah lebih dulu dikenal.
Tabung oven akan terus diputar secara manual di atas api dengan begitu biji kopi di dalamnya dapat tersangrai secara merata.
“Dengan cara tradisional ini pastinya biji kopi yang dihasilkan matangnya pasti merata,” kata Marni, Minggu (23/10/2022).
Ia menegaskan, maksud cara tradisional adalah masih menggunakan kayu bakar tidak gunakan bahan bakar lainnya.
“Selain itu juga karena emang udah biasa dari dulu pake cara tradisional ini, jadi udah nyaman dan udah jadi kebiasaan,” lanjutnya.
Marni mengatakan bahwa biji kopi yang dihasilkan dari proses sangrai tradisional ini lebih berkualitas dan wangi kopi yang dihasilkan pun sangat harum.
“Kualitasnya juga bisa dibilang terbaik, dan biasanya setelah selesai disangrai itu biji kopi akan mengeluarkan wangi kopi yang sangat harum,” kata dia.
Marni mengakui bahwa dirinya telah melakukan usaha produksi kopi bubuk ini dari 10 tahun yang lalu.
Ia pun mengatakan, untuk proses sangrai biji kopi secara tradisional ini bisa dibilang gampang-gampang sulit.