Lampung Bangkit

Strategi Hantoni Hasan Mengembangkan UMKM di Lampung, Ciptakan Ruang Kreatif dan Inovatif

Dengan begitu masyarakat Lampung dapat dengan mudah mengakses informasi untuk menciptakan kreativitas pengembangan UMKM.

Istimewa
Bakal Calon Gubernur Lampung Hantoni Hasan (kanan) membagikan kue kepada warga Kemiling Bandar Lampung dalam rangka kegiatan Gerakan Nasional PKS Menyapa, Minggu (30/10/2022) kemarin. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Bakal Calon Gubernur Lampung Hantoni Hasan bakal menciptakan ruang kreatif dan inovatif bagi masyarakat di Lampung untuk menciptakan dan mengembangkan UMKM.

Baik itu secara digital maupun secara fisik. 

Dengan begitu masyarakat Lampung dapat dengan mudah mengakses informasi untuk menciptakan kreativitas pengembangan UMKM.

Hal tersebut merupakan salah satu strategi Hantoni Hasan, yang memiliki tagline Lampung Bangkit, untuk mengembangkan UMKM ketika kelak dia dipercaya menjadi Gubernur Lampung periode selanjutnya.

"Jadi bukan hanya pameran-pameran saja untuk mempertemukan pengusaha. Namun juga ciptakan ruang untuk bertukar pikiran, bertukar informasi," ungkap Hantoni Hasan kepada Tribunlampung.co.id, Rabu (26/10/2022) pekan kemarin.

Baca juga: Melalui Wisata Gastronomi, Hantoni Hasan Ingin Masyarakat Tahu Sejarah Seruit, Makanan Khas Lampung

Bagi pengusung tagline Lampung Bangkit ini, tersedianya informasi yang mumpuni menjadi salah kunci keberhasilan pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya.

"Kenapa begini, supaya masyarakat tahu bagaimana perkembangan UMKM di daerah A atau daerah B, bagaimana cara mereka melakukannya, lalu siapa orang yang bisa diajak kerjasama," tutur Hantoni Hasan.

"Jadi bisnis proses yang haru diketahui," imbuhnya.

Selama ini, Hantoni menjelaskan, untuk berkembangnya suatu usaha itu masyarakat hanya berfikir instan dengan modal.

Namun, menurut dia, modal saja tidak cukup tanpa dibekali dengan informasi soal produk UMKM yang bakal laku dijual.

"Yang penting itu bagi saya yang dibutuhkan oleh masyarakat kita itu adalah informasi dan bisnis proses. Terkadang orang tahu itu untuk apa tapi dia tidak memahami bagaimana bisnis prosesnya, bagaimana untuk mencapai hal itu. Inilah yang menurut saya yang perlu kita lakukan," paparnya.

Karenanya, dia mengingatkan agar pelaku UMKM itu harus diberikan informasi dan berikan pembinaan.

Tentunya untuk mewujudkan itu perlu adanya kolaborasi dengan dunia usaha yang sudah maju.

"Nah ketika mereka sudah memahami dan mengetahui bisnis proses yang besar, baru diberikan suntikan modal," ucap Hantoni.

"Kalau modal itu digelontor berapa saja nanti hilang, kalau tidak dibekali dulu dengan pembinaan dan pengetahuan bisnis proses yang mumpuni.  Nah itulah staregi saya," tandas Hantoni Hasan

(Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved