Berita Lampung

Pesisir Barat Gelar Pasar Murah untuk Warga Tidak Mampu

Dijelaskannya, tidak semua masyarakat berhak untuk membeli barang pokok di pasar murah tersebut 

Penulis: saidal arif | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Saidal Arif
Diskopdag Pesisir Barat gelar pasar murah. 

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Dinas Perdagangan Pesisir Barat Lampung gelar pasar murah di Pasar Minggu Kecamatan Ngambur, Minggu (20/11/2022).

Pasar murah Dinas Perdagangan Pesisir Barat Lampung dilakukan sebagai upaya menekan inflasi.

Kepala Dinas Perdagangan Pesisir Barat, Siswandi mengatakan, sasaran dari pasar murah merupakan masyarakat yang kurang mampu.

Dijelaskannya, tidak semua masyarakat berhak untuk membeli barang pokok di pasar murah tersebut.

Masyarakat yang boleh membeli barang pokok dipasar murah itu hanya mereka yang terdaftar dalam data Percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (PPKE).

"Ada 15 ribu warga penerima program pasar murah ini," katanya.

Baca juga: Driver Ojol Gojek Jadi Caleg DPRD Bandar Lampung 2024, Modal Nekat dan Percaya

Baca juga: Akun Palsu Facebook Kabid BKPSDM Lampung Utara Tawarkan Jabatan, Termasuk ke Istrinya

Adapun yang terdaftar dalam PPKE masing-masing diberi kupon untuk membeli bahan pokok di pasar murah tersebut.

Pendistribusian kupon diberikan oleh pihaknya kepada Kecamatan dan Peratin untuk diteruskan kepada masyarakat yang berhak menerima.

"Kecamatan dan Peratin itu yang memberikan kupon itu kepada masyarakat, karena mereka lebih tau warganya," ujarnya.

Dikatakanya, pasar murah tersebut pusatkan di dua lokasi yakni Pasar Minggu Kecamatan Ngambur dan di Pasar Way Batu Kecamatan Pesisir Tengah.

"Untuk pasar murah di Pasar Way Batu Kecamatan Pesisir Tengah akan kita adakan pada Selasa (22/11/2022)," bebernya.

Sementara Kabid Perdagangan Panji adha Sentosa menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan distributor logistik atau Bulog.

Harga diberikan subsidi oleh Pemerintah sehingga ada potongan harga dari setiap bahan pokok yang dijual di pasar murah tersebut.

"Seperti minyak goreng, harga di pasaran Rp 16 ribu perkilogram kita berikan subsidi sebesar Rp 8 ribu, jadi harga jual kita Rp 8 ribu perkilogram," jelasnya.

Gula pasir harga dipasaran  Rp 13.500 perkilogram dan disubsidi Rp 6 ribu perkilo, untuk harga jual gula pasir di pasar murah tersebut Rp 7.500 perkilo.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved