Berita Terkini Nasional

Korban Meninggal Gempa Cianjur Jadi 20 Orang

20 orang meninggal dunia akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Demikian dikatakan Bupati Cianjur Herman Suherman.

Tayang:
Editor: taryono
Tribunnews.com/BNPB
Gempa guncang Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).Anggota Komisi VII DPR Minta PLN Siaga Bantu Korban Gempa Cianjur. 

Tribunlampung.co.id, Cianjur - Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan 20 orang meninggal dunia akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

"Sudah 20 orang yang meninggal dan masih ada juga korban tertimbun belum dievakuasi," kata Herman Suherman, Senin (21/11/2022).

Sementara itu, untuk korban luka hingga saat ini tercatat 200 orang.

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

"200 korban gempa masuk rumah sakit, baik karena luka ringan ataupun berat," ujarnya.

Baca juga: 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Cianjur

Baca juga: Nelayan Lampung Selatan Tetap Melaut meski Gunung Anak Krakatau Gempa Puluhan Kali

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono berdasarkan hasil analisis gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,6.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 11 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diduga akibat aktivitas sesar Cimandiri. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," katanya.

Sebelumnya, 14 orang meninggal dunia akibat gempa di Cianjur, Senin (21/11/2022).

14 korban yang meninggal berasal dari Kecamatan Cilaku, Kecamatan Cugenang, dan Kecamatan Cianjur.

“Sementara ini, terdapat juga 17 orang luka-luka. Ini masih data sementara,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulang Bencana ( BNPB), Letjen TNI Suharyanto.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dwikorita Karnawati, menambahkan bahwa gempa di Cianjur ini dirasakan juga di wilayah Garut dan Sukabumi dengan skala 4 sampai 5 MMI.

Begitu pula di wilayah Cimahi, Lembang, Bandung, Cikalong Wetan, Rangkasbitung, Bogor, dan Bayah, gempa terasa pada skala 3 MMI.

Di wilayah Rancaekek, Tangerang Selatan, Jakarta, dan Depok, gempa dirasakan pada skala 2 sampai 3 MMI.

Baca juga: GAK Alami Satu Kali Embusan dan Gempa Tremor, Status Level Siaga

Baca juga: Gempa di Pesawaran Bikin Kasur Goyang-goyang, BMKG Lampung Beri Penjelasan

Suko Prayitno Adi, Deputi Bidang Geofisika, menerangkan bahwa terdapat gempa susulan sebanyak 25 kali pada rentang 4 sampai 1,8 magnitudo.

Dengan demikian, untuk sementara ini masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan dimohon guna menghindari bangunan rusak.

Sampai berita ini diturunkan, data yang tertera masih bersifat sementara. 

Wilayah yang sangat parah

Gempa bumi yang terjadi Senin (21/11/2022) siang tadi mengakibatkan kerusakan bangunan yang parah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Salah satu wilayah yang sangat parah terdampak gempa adalah daerah Kampung Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Banyak rumah warga yang rusak akibat gempa berkekuatan 5.6 magnitudo tersebut.

Hingga saat ini warga masih berada di luar rumah, belum berani kembali ke rumah.

Rumah salah satu warga bernama Wandi Sutisna (40), yang beralamatkan di Kampung Balakang RT 01, RW 06, Kecamatan Cipanas, ikut mengalami kerusakan. Tembok rumahnya retak cukup parah.

Hingga saat diwawancara melalui pesan WhatsApp pada pukul 15.03 WIB, Wandi mengaku masih merasakan beberapa kali getaran gempa susulan.

Akses Jalan Raya Cianjur-Cipanas juga terhambat karena beberapa bangunan rusak, pohon tumbang, dan jalan longsor tidak jauh dari Rumah Makan Sate Sinta 2, Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Warga yang hendak melintasi jalanan tersebut diimbau agar tetap berhati-hati dan kalau bisa putar balik saja menggunakan jalan yang lebih aman. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved