Berita Lampung

Pemkot Metro Raih Lampung Penghargaan STBM Award Kota Sanitasi Berkelanjutan

Metro mendapatkan penghargaan Kemenkes untuk Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award kategori STBM berkelanjutan.

Tribunlampung.co.id/Dok Pemkot Metro
Walikota Metro Wahdi (Tengah) saat menerima penghargaan STBM Award di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, Rabu (23/11/2022). Pemkot Metro Raih Penghargaan STBM Award sebagai Kota STBM Berkelanjutan di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, Rabu (23/11/2022). Pemkot Metro Raih Penghargaan STBM Award sebagai Kota STBM Berkelanjutan. 

Tribunlampung.co.id,Metro- Kota Metro Lampung berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award.

Pada gelaran penghargaan STBM Award tersebut, Pemkot Metro Lampung meraih penghargaan sebagai Kota STBM Berkelanjutan.

Penghargaan STBM Award ini merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan ke sejumlah kabupaten/kota termasuk Mtro Lampung yang diundang khusus

Penyerahan penghargaan diterima langsung oleh Walikota Metro Wahdi di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, Rabu (23/11/2022)

Pemberian penghargaan pada dilakukan secara hybrid melalui daring (dalam jaringan) maupun luring (luar jaringan).

Walikota Metro Wahdi mengucapkan terimakasih kepada Kemenkes RI dan juga mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh elemen masyarakat Metro yang menjadi garda terdepan terhadap terciptanya STBM Award.

Baca juga: Sebanyak 830 Nelayan Pesawaran Lampung Terima Sertifikat Tanah

Baca juga: Korban Begal Motor di Bandar Lampung Ditabrak dengan Mobil dan Diancam Pakai Celurit

Untuk diketahui, dalam melaksanakan STBM 5 pilar di Kota Metro sendiri dilakukan dengan pola kolaborasi.

Dilakukan mulai dari tingkat RT, kemudian bersinergi antara pihak swasta melalui forum CSR.

Pemerintah Kota Metro juga sudah memiliki Perwali untuk mendukung program STBS tersebut.

“Kebijakannya kita lakukan, Kebijakan Pembangunan Sanitasi, Inovasi Program Jama PAI, alokasi anggaran sanitasi, SK Walikota tentang Pokja sanitasi dan Garda sanitasi, dukungan masyarakat, PKK, Dhasawisma, Karang Taruna, tokoh masyakrakat dan tokoh agama,” ujar Wahdi.

Menurut Wahdi, pasca Program STBM juga dilakukan beberapa inovasi dalam melakukan pengembangan dari pengelolaan limbah.

Pengelolaan yang dilakukan mulai dari pengelolaan limbah tinja, pengelolaan sampah, dan Bank Sampah.

Selain itu juga dilakukan peningkatan kapasitas masyarakat, peternakan ulat maggot, lele dan masih banyak lagi.

“Tentunya kata kuncinya adalah pemberdayaan,” ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved