Berita Lampung

Rudapaksa Pacar yang Masih SMP, Pelajar SMK di Pringsewu Lampung Dijemput Polisi

Pelaku rudapaksa terhadap pacarnya yang masih pelajar SMP ini diamankan polisi di rumahnya di Pringsewu, Lampung pada Senin (21/11/2022).

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Polres Pringsewu
Pelaku di Mapolres Pringsewu. Rudapaksa pacar yang masih SMP, pelajar SMK di Pringsewu Lampung dijemput polisi. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - KS (15) salah satu siswa SMK di Pringsewu, Lampung diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pringsewu lantaran diduga melakukan aksi rudapaksa kepada pacarnya yang masih pelajar SMP.

KS terduga pelaku rudapaksa terhadap pacarnya ini diamankan polisi di rumahnya di Pringsewu, Lampung pada Senin (21/11/2022) sekira pukul 21.00 WIB.

Kasat Reskrim iptu Feabo Adigo Mayora Pranata mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi membenarkan jika pihaknya telah menangkap KS terduga pelaku rudapaksa pacarnya yang masih SMP.

"Lantaran diduga melakukan rudapaksa kepada pacarnya yang masih kelas 3 di salah satu SMP di Pringsewu, pelaku yang masih pelajar SMK kami ringkus di rumahnya," kata Feabo, Kamis (24/11/2022).

Feabo juga menjelaskan, KS diamankan polisi atas laporan orang tua korban yang tidak terima dengan perlakuan tersangka terhadap korban. 

Laporan itu tertuang dalam laporan Polisi bernomor Polisi LP/B-410/VII/2022/POLDA LPG/RES SEWU tertanggal 26 Juli 2022.

Baca juga: Diskes Tanggamus Lampung Miliki 3.000 Dosis Vaksin Booster Tambahan

Baca juga: Guru PNS di Lampung Utara Tewas Tertabrak Kereta Api Kuala Stabas

Berdasarkan keterangan korban, lanjut Feabo, pelaku KS telah dua kali melalukan rudapaksa terhadap dirinya.

Perbuatan asusila yang pertama dilakukan pada bulan Mei  2022.

"Kemudian yang kedua dilakukan pada bulan Juli 2022 lalu," jelasnya.

Feabo menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut, berawal dari kecurigaan orang tua korban.

Menurut orang tua korban, perilaku anaknya semakin hari semakin berubah drasitis.

Anaknya yang biasa ceria dan sering mengobrol, tiba-tiba menjadi sosok yang pendiam.

Saat ditanya pun, ungkap Feabo, korban enggan menceritakan kejadian tersebut ke keluarganya.

"Pada awalnya korban tidak berani jujur saat ditanya orangtuanya," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved