Berita Lampung

2 Buron Pembobol SMPN 6 Metro Akhirnya Ditangkap Polisi, Lari 3 Tahun

Adapun kedua buron yang yang berhasil ditangkap Polres Metro Lampung adalah Agus Wijaya alias Jaya (29) dan Gatot Saputra (22).

tribunlampung/tri yulianto
Ilustrasi. Dua pembobol SMPN 6 Metro pada April 2019 akhirnya ditangkap Polres Metro Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Metro - Sempat buron selama tiga tahun, dua pembobol SMPN 6 Metro pada April 2019 akhirnya ditangkap Polres Metro Lampung.

Kasat Reskrim Polres Metro Lampung, Iptu Mangara Panjaitan mengatakan, pihaknya berhasil menangkap dua buron dari empat tersangka pembobol SMPN 6 Metro di tempat dan waktu yang berbeda.

Adapun kedua buron yang yang berhasil ditangkap Polres Metro Lampung adalah Agus Wijaya alias Jaya (29) dan Gatot Saputra (22).

"Kami amankan dua dari total empat tersangka,"

"Dua pelaku masih masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO, Satreskrim Polres Metro, Polda Lampung," ujarnya, Kamis (1/12/2022).

Kedua tersangka tersebut merupakan warga Kecamatan Metro Utara.

Baca juga: Anggota Brimob Polda Lampung yang Gugur di Papua Dimakamkan di Lampung Selatan

Baca juga: Anggota Brimob Lampung yang Gugur di Papua Tak Pernah Ngeluh dan Taat Ibadah

"Aksi keduanya ini dibantu dua rekan pelaku lainnya yang kini masih buron,"

"Dua tersangka lain yang masuk dalam DPO Satreskrim Polres Metro, Polda Lampung adalah inisial BA usia 21 tahun, warga Banjarsari, dan AZ usia 22 tahun warga Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara," ungkapnya.

Ia mengatakan, tersangka Gatot ditangkap pada 23 November 2022 sekitar jam 13.00 WIB di kediamannya di kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara.

Setelah itu, pihaknya kembali menangkap tersangka lainnya Agus Wijaya alias Jaya pada 25 November 2022 sekitar jam 14.00 WIB di sebuah gudang yang terdapat di Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat.

"Saat itu unit Reskrim Polsek Metro Utara beserta team Tekab 308 Polres Metro, mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di kediamannya,"

"Kemudian, tim bergegas ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku. Setelah di interogasi pelaku mengakui perbuatannya," ujarnya.

Kasat menjelaskan, kronologi pembobolan berawal saat saksi SA, orang pertama yang mengetahui ruangan kerja guru SMPN 6 Metro telah dibobol pada Kamis 18 April 2019 sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat saksi SA datang ke sekolah dan melihat ruangan sudah berantakan dengan teralis jendela sudah lepas dan jendela dalam keadaan terbuka dan rusak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved