Berita Terkini Artis

Ayu Thalia Menangis, Terdakwa Pencemaran Nama Baik Nicholas Sean Memohon ke Hakim

Ayu Thalia tidak kuasa menahan air mata saat berada di hadapan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas perkara pencemaran nama baik Nicholas Sean.

Kolase WartaKota/Tribunnews
Ayu Thalia terdakwa pencemaran nama baik Nicholas Sean menangis di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Selebgram tersebut memohon supaya hakim bijaksana mengingat dirinya sebagai tulang punggung keluarga. 

Tribunlampung.co.id - Ayu Thalia mendadak ingat orang tuanya saat menjadi terdakwa pencemaran nama baik Nicholas Sean.

Ayu Thalia tidak kuasa menahan air mata saat berada di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas perkara pencemaran nama baik Nicholas Sean.

Meskipun menangis, Ayu Thalia tetap tidak mau mengakui tuduhan mencemarkan nama baik dan melakukan fitnah terhadap siapapun termasuk Nicholas Sean.

Ayu Thalia memohon supaya majelis hakim memberi kebijaksanaan terkait persoalan tersebut.

Ayu Thalia mengaku sebagai anak pertama yang menjadi tulang punggung keluarga. Sehingga bingung terkait siapa yang akan menghidupi keluarga apa bila dirinya harus menjalani hukuman.

Oleh karena itu lah Ayu Thalia sedih hingga menangis karena ingat orang tua dan keluarganya.

Baca juga: Jadi Buah Bibir, Amanda Manopo Buka Suara Soal Pakaian di Pernikahan Glenca Chysara

Baca juga: Happy Asmara Mendadak Singgung Teman Tikung Pacar sesudah Putus dari Denny Caknan

Selebgram Ayu Thalia menangis ketika membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2022) petang.

Ayu Thalia menjadi terdakwa perkara dugaan pencemaran nama baik terhadap Nicholas Sean, anak Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Ayu Thalia sedih hingga menangis di ruang sidang setelah ingat pada orang tua dan keluarganya.

"Saya tidak pernah mencemarkan dan melakukan fitnah siapapun, kapanpun dan dimanapun," kata Ayu Thalia di ruang sidang.

Ayu Thalia memohon pada majelis hakim pengadilan untuk memberikan kebijaksanaan terkait perkara tersebut.

"Saya adalah perempuan yang dekat dengan keluarga," kata Ayu Thalia.

Ayu Thalia adalah anak pertama yang menjadi tulang punggung keluarga yang harus menghidupi orang tuanya yang sudah tua dan tidak bekerja lagi, serta adiknya.

"Saya harus menerima hukuman, dan harus meninggalkan keluarga," ucap Ayu Thalia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved