Berita Lampung
Motor Bos Keramik di Bandar Lampung Diangkat dan Dicuri dari Depan Rumah
Motor bos keramik dicuri dengan cara diangkat padahal rumahnya cuma 70 meter dari Polsek Kedaton, Bandar Lampung.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pencuri curi motor bos keramik Sumber Jaya Genteng (SJG) di Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung.
Akibatnya korban Tri Listiana (44) warga Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung harus kehilangan sepeda motor Honda Beat biru putih bernomor polisi BE 2925 AEQ.
Padahal rumah korban Tri Listiana yang juga bos keramik Sumber Jaya Genteng (SJG) tersebut cuma berjarak 70 meter dari Polsek Kedaton, Bandar Lampung.
Menurut korban Tri Listiana, warga Jalan Soekarno Hatta, Gang Duku Raya II, Kampung Baru, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, motor miliknya hilang pada Kamis (1/12/2022) sekitar pukul 03.47 WIB.
"Jadi motor Honda Beat biru putih BE 2925 AEQ diparkir depan rumah raib digondol maling dengan cara diangkat," kata Tri Listiana, Sabtu (3/12/2022).
"Pada Rabu malam saya lupa menggembok pagar, karena biasanya pagar tersebut selalu saya gembok dan kemarin itu saya lupa," kata Tri.
Baca juga: Polsek Panjang Ciduk Remaja Pelaku Pencurian Sepeda Motor
Baca juga: Aksi Jukir Way Halim Bandar Lampung Gagalkan Upaya Pencurian Sepeda Motor
Ia mengatakan, pelaku dengan cepat menggasak motor miliknya terparkir di depan teras rumah dengan hitungan menit saja.
"Motor selalu saya taruh di garasi, tapi kemarin saya lupa sehingga pelaku dengan mudah menggasak motor tersebut," kata Tri.
Tri mengatakan, pelaku cepat menggasak motor tersebut dengan hitungan menit langsung raib digondol pelaku.
"Sebelumnya memang ada dua orang dengan menggunakan satu motor bolak-balik di depan rumah saya, sekitar pukul 03.47 WIB," kata Tri.
Satu pelaku masuk dengan loncat pagar ke dalam lingkungan rumah dan satu pelaku menunggu di luar rumah.
"Dirasa pelaku dalam melancarkan aksinya aman, satu pelaku bercirikan badannya tinggi menggunakan hodie serta bermasker loncat ke dalam pagar untuk mengeksekusi," kata Tri.
"Pelaku ini menyeret motor ke depan rumah, dan dihidupkan motor tersebut di luar rumah," kata Tri.
Tri mengatakan, pada pukul 07.00 WIB pada Kamis (1/12/2023) motor tersebut tidak ada.
"Kaget pas anak saya yang gede mau antar adiknya sekolah, kok tiba-tiba tidak ada motor yang terparkir di depan rumah," kata Tri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tri-listiana-korban-curanmor.jpg)