Berita Lampung

Pekerja di Pringsewu Lampung Harap UMK Pringsewu 2023 Naik Mengikuti Harga Bahan Pokok

Pekerja di Bumi Jejama Secancanan juga berharap UMK Pringsewu, Lampung ikut naik mengikuti kenaikan harga bahan pokok.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id
Ilustrasi - Pekerja di Pringsewu Lampung harap UMK Pringsewu 2023 naik mengikuti harga bahan pokok. 

Tribunlamlung.co.id, Pringsewu - Pekerja di Pringsewu, Lampung berharap adanya kenaikan Upah Miminum Kabupaten atau UMK Pringsewu 2023 mendatang.

Diketahui Pemprov Lampung telah mengumumkan kenaikan Upah Minumun Provinsi atau UMP Lampung 2023 sebesar Rp 2.633.284,59 atau naik Rp 192 ribu dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2.440.486,18.

Penetapan UMP Lampung tersebut ditandatangani Arinal Djunaidi sesuai Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/720/V.08/HK/2022 tentang penetetapan UMP Lampung 2023.

Atas naiknya UMP Lampung itu, pekerja di Bumi Jejama Secancanan juga berharap UMK Pringsewu, Lampung ikut naik.

Agung, salah satu pekerja minimarket di Pringsewu, Lampung mengatakan, ia berharap UMK Pringsewu 2023 naik.

"UMK naik tentunya gaji kami juga naik, meskipun kenaikan tidak signifikan akan tetapi perlu disyukuri," kata Agung, Rabu (7/12/2022).

Baca juga: Ikut Ketetapan Provinsi Lampung, UMK Pringsewu 2023 Rp 2.633.284.59

Baca juga: Pekerja di Metro Lampung Sambut Baik Kenaikan UMK Tahun 2023 jadi Rp 2,6 Juta

Hal yang sama dikatakan karyawan salah satu toko ritel di Pasar Gadingrejo.

Ia berharap UMK Pringsewu, Lampung 2023 naik mengikuti harga bahan pokok.

"Harapannya tentu UMK naik ya, harga bahan pokok makin ke sini makin mahal," paparnya.

Sementara, pegawai cafe di Pringsewu, Lampung juga mengahrapkan hal yang sama.

"UMK kita sekarang Rp2,4 juta, ini bisa dibilang rendah dibanding kabupaten kota lain. Harapannya ya bisa dinaikan," harapnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinsaker Pringsewu, Lampung, Lakat Atorip saat dikinformasi Tribun Lampung mengaku tidak mengajukan besaran UMK.

Hal itu dikarenakan Pringsewu, Lampung belum memiliki dewan pengupahan.

"Pringsewu belum punya dewan pengupahan, maka dari itu mengikuti apa kebijakan dari provinsi," kata Lakat, Selasa (6/11/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved