Berita Lampung

Satlantas Tanggamus Lampung Temukan 7 Lubang Perbaikan Bahayakan Pengguna Jalan

Satlantas lakukan survei terhadap penggalan jalan yang membahayakan pengguna jalan di Kecamatan Wonosobo.

Penulis: Dickey Ariftia Abdi | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Dok Polres Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Lampung yang datang langsung ke lokasi tempat pemenggalan jalan di Pekon Bandar Kejadian Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Tanggamus - Satlantas Polres Tanggamus, Lampung lakukan survei jalan antisipasi kecelakaan lalulintas di Jalan Lintas Barat (Jalinbar).

Survei jalan yang dilakukan Satlantas Polres Tanggamus fokus pada Jalinbar di lokasi yang diperbaiki yakni di Pekon Bandar Kejadian Kecamatan Wonosobo, Sabtu (10/12/2022).

Kasatlantas Polres Tanggamus, Lampung AKP Amsar mengungkapkan, dalam survei jalan di Jalinbar ditemukan lebih dari tujuh lubang galian dalam proses perbaikan jalan atau penggal jalan yang berbahaya.

Lubang galian tersebut dilakukan untuk perbaikan jalan atau pemeliharaan jalan yang nantinya akan ditimbun aspal baru.

“Tetapi lubang galian tersebut belum dilakukan penimbunan,” kata AKP Amsar mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi.

Ia tambahkan, survei jalan yang dilakukan Satlantas Polres Tanggamus, Lampung dilakukan di Jalan Lintas Barat ruas Jalan Sanggu Tataan PPK 2.1 KM 150.

Baca juga: Bupati Tanggamus Lampung Dewi Handajani Resmikan Jalan Penghubung 3 Pekon di Sumber Rejo

Baca juga: Tanggamus Raih Juara Umum MTQ ke-49 Lampung, Tak Tergoyahkan sejak 2016

AKP Amasar mengungkapkan, selama lubang yang belum tertutup dapat membahayakan pengguna jalan.

Dalam melakukan survei jalan ini pihaknua juga berkoordinasi dengan PUPR Tanggamus.

Hal itu dilakukan untuk penanganan jalan berlubang dan mengajukan pengadaan material untuk penambalan jalan.

Kemudian dirinya mengatakan, pihak PUPR akan mensurvei lokasi terlebih dahulu.

Selanjutnya, akan memberikan jawaban tentang pengadasn material aspal.

Dikarenakan hal tersebut tidak termasuk dalam penganggaran Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Karena jalan tersebut jalan nasional atau provinsi di bawah P2JN.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak PJN PPK 2.1 dengan hasil informasi bahwa adanya kendala pasokan material aspal cair,” kata AKP Amsar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved