Berita Lampung
Sipuba Craft Lampung Barat Ciptakan Lukisan Ampas Kopi
Untuk harga satu lukisannya, Mas Bem sendiri mematok harga di kisaran Rp 350 ribu untuk ukuran 1 meter ke bawah.
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Sipuba Craft di Lampung Barat telah mengubah persepsi masyarakat Lampung Barat tentang ampas kopi yang tadinya hanya bahan sisa jadi bernilai.
Ampas kopi yang selama ini cuma dibuang begitu saja kini di Sipuba Craft Lampung Barat bisa dijadikan karya seni yang menakjubkan.
Sipuba Craft merupakan nama sebuah tempat kreatif di Lampung Barat dimiliki oleh Vidher Bambang Sihardi yang membuat lukisan dari bahan ampas kopi.
Dengan adanya kreativitas dari Sipuba Craft maka menambah potensi seni yang ada di Lampung Barat.
Sipuba Craft yang berada di Pekon Cipta Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat ini menjadi sanggar lukis dari bahan ampas kopi.
Pria yang akrab dipanggil Mas Bem itu mengaku ketertarikannya di dalam dunia lukis dari ampas kopi ini dimulai pada tahun 2019.
Baca juga: Sempat Tutup Akibat Pandemi, Wisata Curup Cimul di Kebun Tebu Lampung Barat Segera Dibuka Lagi
Baca juga: Mau Semprot Tanaman Buncis, Kakek di Lampung Barat Meninggal Terperosok ke Jurang
Ketika itu dirinya memaksakan diri ikut lomba lukis dari ampas kopi yang sedang berlangsung di Lampung Barat.
“Awal mulainya dari 2019, karena waktu itu kan pernah ada lomba lukis dari ampas kopi dan saya mau maksain diri untuk ikut, sebelumnya juga saya enggak ada keahlian sama sekali,” tutur Mas Bem.
“Alhamdulillah abis dari situ malah banyak orang yang mau pesen, akhirnya keterusan dan saya coba untuk terus belajar dan ngulik-ngulik sendiri,” terusnya.
Mas Bem juga mengaku, dalam proses belajar dan menekuni seni lukis ampas kopi ini Ia melakukannya dengan cara otodidak.
Selain itu ia menyampaikan, untuk mengerjakan lukisan dari ampas kopi ini, dirinya memerlukan waktu 1-4 hari pengerjaan.
Sebab menurutnya, semua itu tergantung dari tingkat kesulitan objek dan yang paling penting ialah kondisi mood serta kondisi kesehatan tubuh.
“Untuk durasi melukisnya itu engga menentu sih, kadang ada yang cuma 1 hari selesai, ada yang 4 hari juga baru selesai, tapi yang paling lama itu biasanya 4 hari,” kata Mas Bem.
“Karena juga kan tergantung tingkat kesulitan dari objek yang dikasih, tentunya kita juga harus memperhatikan mood dan harus fit juga,” lanjutnya.
Mas Bem pun menjelaskan tahapan ia melukis dari ampas kopi tersebut, pertama dirinya membuat bingkai awal yang berbahan dasar bambu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Mas-Bem-pemilik-Sipuba-Craft-pelukis-kopi.jpg)