Polisi Meninggal Ditembak di Lampung

Ayahanda Pikirkan Nasib 2 Anak Bripka Arya Supena, Berharap Dukungan Polri

Bripka Anumerta Arya Supena pergi meninggalkan dua orang anak yang masih sangat kecil, yakni berusia 6 tahun dan 3 tahun. 

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
DUKUNGAN POLRI - Foto kolase, Sukardi (kiri) dan prosesi pemakamanan Bripka Arya Supena (kanan). Sukardi pikirkan nasib 2 anak Bripka Arya Supena, berharap dukungan Polri. 

Tribunlampung.co.id, Metro – Ayah Bripka Arya Supena, Sukadi tak mampu menyembunyikan gurat kesedihan yang mendalam usai gugurnya sang putra saat menghalangi aksi pelaku curanmor.

Namun, ada beban yang lebih berat di pundaknya, yakni nasib kedua cucunya yang masih balita.

Sukadi mengatakan, Bripka Anumerta Arya Supena pergi meninggalkan dua orang anak yang masih sangat kecil, yakni berusia 6 tahun dan 3 tahun. 

Di usia yang masih sangat kecil, mereka harus kehilangan sosok ayah yang selama ini menjadi pelindung sekaligus tulang punggung keluarga.

"Anak almarhum ada dua, yang satu umur 6 tahun dan yang kecil umur 3 tahun. Mereka masih sangat butuh sosok ayah," kata Sukadi, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga: Kapolda Helfi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Buntut Gugurnya Bripka Arya Supena

Bagi Sukadi, memastikan masa depan kedua cucunya adalah prioritas utamanya saat ini. 

Ia sadar bahwa tumbuh kembang dan pendidikan kedua cucunya kini menjadi tanggung jawab besar yang harus diperjuangkan di tengah duka yang belum usai.

Dalam kesempatan tersebut, Sukadi menyampaikan permohonan tulus kepada pimpinan tertinggi kepolisian. 

Ia berharap ada perhatian khusus dari institusi Polri terhadap keberlangsungan hidup dan masa depan pendidikan kedua anak Arya.

"Kami sangat berharap kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Lampung untuk memberikan perhatian kepada kedua anak almarhum. Mereka masih kecil-kecil," ucap Sukadi.

Harapan ini disampaikan Sukadi bukan tanpa alasan.

Arya gugur bukan karena kelalaian, melainkan karena dedikasinya yang tinggi terhadap tugas. 

Meski sudah lepas dinas, kata dia, naluri kepolisiannya untuk menolong masyarakat tetap menyala hingga tetes darah terakhir.

Sukadi mengenang Arya sebagai sosok yang sangat disiplin sejak masa persiapan masuk polisi.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved