Berita Lampung

Disdikbud Lampung Siap Dukung Pemanfaatan Kantin Sekolah untuk MBG

Pernyataan itu menanggapi rencana Badan Gizi Nasional (BGN) membuka peluang penggunaan kantin sekolah sebagai dapur MBG.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
SIAP DUKUNG - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Thomas Amirico menyatakan kesiapan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 
Ringkasan Berita:
  • Disdikbud Lampung mendukung pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Kebijakan ini bertujuan untuk efisiensi anggaran dan mempercepat jangkauan program.
  • Implementasi program memerlukan koordinasi matang antara pemerintah pusat dan daerah.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Thomas Amirico menyatakan kesiapan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca juga: Dua Hari Jadi Kepala BGN, Nanik S Daeyang Janji Perbaiki Kualitas MBG

Pernyataan itu menanggapi rencana Badan Gizi Nasional (BGN) membuka peluang penggunaan fasilitas yang sudah ada, termasuk kantin sekolah sebagai dapur MBG. Khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurut Thomas, pada prinsipnya Disdikbud Lampung siap menjalankan setiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat demi mendukung keberhasilan program MBG.

"Pada prinsipnya kita siap. Apa yang menjadi kebijakan pusat tentu kita dukung," kata Thomas Amirico saat dihubungi, Minggu (7/6/2026).

Meski demikian, Thomas menilai implementasi kebijakan tersebut memerlukan persiapan dan koordinasi yang matang dengan berbagai pihak terkait agar pelaksanaannya berjalan optimal.

"Masalah yang lain-lain tentu nanti dipersiapkan dengan koordinasi yang baik," ujarnya.

Kepala BGN Nanik S Deyang menyebut pemanfaatan fasilitas yang telah tersedia, termasuk kantin sekolah, menjadi salah satu opsi untuk memperluas jangkauan program MBG. Hal itu sekaligus untuk menekan kebutuhan pembangunan dapur baru.

Langkah tersebut juga dinilai sebagai upaya efisiensi anggaran di tengah pemerintah yang tengah menyiapkan sejumlah alternatif pembiayaan pembangunan dapur MBG, selain melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dengan adanya wacana tersebut, pemerintah daerah, termasuk di Lampung, diharapkan dapat berperan aktif dalam menyiapkan sarana pendukung dan melakukan koordinasi lintas sektor guna mendukung pelaksanaan program MBG di daerah.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved