Berita Lampung

Mau Semprot Tanaman Buncis, Kakek di Lampung Barat Meninggal Terperosok ke Jurang

Peristiwa terperosoknya korban Sunoto ke dalam jurang  terjadi di Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, sekira pukul 06.30 WIB.

Tayang:
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Tri Yulianto
Instagram @bukit_panenjoan
Ilustrasi. Seorang kakek berumur 65 tahun di Lampung Barat bernama Sunoto meninggal dunia usai terperosok masuk ke dalam jurang di Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Seorang kakek berumur 65 tahun di Lampung Barat bernama Sunoto meninggal dunia usai terperosok ke jurang sedalam 100 meter. 

Peristiwa terperosoknya korban Sunoto ke dalam jurang  terjadi di Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, sekira pukul 06.30 WIB, Senin (12/12/2022).

Proses evakuasi korban Sunoto dari dalam jurang sedalam 100 meter di Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau melibatkan kepolisian, BPBD Lampung Barat dan lainnya. 

Menurut Kapolsek Balik Bukit Iptu Arnis Daely mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho, peristiwa berawal dari korban yang awalnya ingin menyemprot tanaman buncisnya di kebun.

Korban berangkat dari rumahnya pukul 06.00 WIB menuju kebunnya yang merupakan kebun sewaan.

“Kronologis awal saat itu korban ingin menyemprot tanaman buncisnya,” kata Iptu Arnis.

Baca juga: Stok Pangan Aman Hingga Akhir Tahun, DKP Lampung Barat Harap Distribusi Tak Terganggu

Baca juga: Disdikbud Lampung Barat Tetapkan Libur Semester Sekolah 19-31 Desember 2022

“Korban berangkat dari rumah menuju kebun yang ia sewa pukul 06.00 WIB,” terusnya.

Kemudian pukul 06.30 WIB saat masih perjalanan menuju ke kebun, korban tiba-tiba terperosok ke jurang dengan berteriak.

Teriakan tersebut pun didengar oleh saksi mata bernama Warijem yang kebutulan saat itu sedang berada di dekat lokasi.

"Sekitar pukul 06:30 WIB terdengar suara teriakan mengucapkan kata "Allahuakbar" dari korban,” ungkap Iptu Arnis.

“Setelah berteriak, saksi yang bernama Warijem pun mendengar teriakan tersebut,” sambungnya.

Usai mendengar teriakan tersebut, Warijem pun langsung memberi tahu Anto (27) dan Aziz (40) untuk mengecek dari mana asal suara itu.

Kemudian mereka langsung bergegas untuk mengecek dan sampainya di lokasi korban jatuh, di samping tanah garapan miliknya itu pun telah terjadi longsor.

Para saksi menyakini bahwa tanah longsor tersebut bekas kejadian korban terperosok dan terjatuh ke jurang yang dalamnya sekitar 100 meter.

Selanjutnya para saksi langsung menghubungi Peratin Pekon Bandar Baru dan Bhabinkamtibmas setempat untuk dilakukan penindakan secepatnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved