Berita Lampung
BMKG Sebut Potensi Hujan Masih Akan Terjadi di Sebagian Wilayah Provinsi Lampung Sepekan ke Depan
BMKG Lampung sebut potensi hujan masih akan terjadi di sebagian Wilayah Lampung sepekan ke depan
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung menyebut potensi hujan masih akan terjadi di sebagian wilayah Provinsi Lampung dalam sepekan ke depan.
Kepala BMKG Lampung Kukuh Ribudiyanto mengatakan, berdasarkan prakiraan BMKG, pada bulan Desember 2022 hingga Januari 2023 mendatang merupakan puncak musim hujan di Lampung.
"Dalam sepekan ke depan tentu potensi hujan tetap dapat terjadi di sebagian wilayah Lampung," kata Kukuh saat dikonfirmasi Tribunlampung.co.id, Minggu (18/12/2022).
Dijelaskan olehnya, mendekati bulan Januari intensitas hujan diprakirakan semakin tinggi.
Di mana untuk dasarian II (11-20 Desember 202), potensi hujan diprakirakan cukup tinggi.
Sementara pada dasarian III (21-31 Desember 2022), potensi hujan masih akan sama dengan Dasarian II.
Baca juga: Setelah Disapu Angin Kencang Wilayah Lampung Diguyur Hujan Es
Baca juga: Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Akibatkan Puluhan Rumah di Pringsewu Lampung Rusak
"Peluang terjadinya sedang hingga tinggi, kalau dari sisi prakiraan hariannya selalu kita update melalui website atau sosial media resmi kami," ujarnya.
Menurutnya, masyarakat bisa mengecek prakiraan cuaca untuk setiap harinya melalui Instagram @bmkglampung.
Kukuh menegaskan, memasuki akhir tahun potensi hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi.
Karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat di Lampung untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Hujan dapat terjadi pada pagi hari, siang, sore, malam, hingga dini hari,” terang dirinya.
Terkait dengan puncak musim hujan di Provinsi Lampung, ia menyebut belumlah merata terjadi.
Untuk wilayah bagian barat, seperti Tanggamus dan Pesisir Barat, curah hujan yang tinggi terjadi di bulan November lalu.
Sementara di bulan Desember ini, curah hujan cukup tinggi dominan terjadi di wilayah bagian timur dan utara Lampung.
Seperti di Kabupaten Way Kanan, Tulangbawang Barat, Lampung Tengah, Lampung Selatan bagian utara, dan Lampung Timur.