Berita Lampung

Belum Stabil, Getah Damar di Pesisir Barat Lampung Masih Rp 14 Ribu per Kg 

Memasuki tahun 2023 harga komoditas getah damar di Pesisir Barat Lampung belum stabil, Minggu (8/1/2023).

Penulis: saidal arif | Editor: soni
tribun lampung / saidal arif
Pohon damar di Pesisir Barat 

Dikatakanya, dengan harga getah damar yang masih berkisar Rp 14 ribu itu sangat sulit untuk memenuhi kehidupan keluarganya.

Bahkan kata, harga tersebut tidak sebanding dengan resiko yang harus mereka hadapi saat menggambil getah damar.

Diceritakanya, untuk mendapatkan getah damar, para petani di Pekon Penengahan harus berjalan kaki sejauh beriklo-kilo meter dengan melewati sungai dan lembah.

Kemudian, untuk memanen getah damar para petani harus memanjat pohon damar dengan menggunakan alat seadanya.

" Kalau untuk memanjat pohon damar itu kita masih menggunakan alat tradisional, seperti ambon (tali yang terbuat dari rotan, dan tembilung (sejenis ember yang terbuat dari pelepah pohon pinang)," jelasnya.

Selain itu kata dia, untuk meningkatkan produktivitas getah damar juga sangat sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

" Pohon damar ini baru bisa di pepat atau disadap minimal berumur 20 hingga 25 tahun," bebernya.

" Kalau kita mikirin resiko dan waktu penanamanya memang tidak sebanding, tapi mau gimana lagi nasib rakyat kecil seperti kami, cuma bisa berharap agar harganya kembali normal," sambungnya.

Dirinya juga berharap agar Pemerintah dapat membantu mencarikan solusi untuk mengatasi permaslahan tersebut.

Sebab mayoritas masyarakat Krui menggantungkan hidupnya dari hasil menjual getah damar tersebut. ( Tribunlampung.co.id / Saidal Arif )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved