Rektor Unila Ditangkap KPK
Karomani Sinis Dengar Keterangan Wakil Rektor Unila Asep Sukohar Soal Mahasiswa Titipan
Keterangan Asep Sukohar disikapi dengan senyuman sinis oleh Karomani tentang uang dari orang tua mahasiswa Rp 800 juta.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Tri Yulianto
Kemudian tiga orang saksi lainnya yakni, Wakil dekan FK Unila Razmi Zakiah Oktarlina, Dr Zuchrady (dokter), serta Sofiah (orangtua mahasiswa).
Dalam keterangannya, saksi Asep Sukohar mengakui dirinya menerima titipan total senilai Rp 800 juta untuk meloloskan mahasiswa.
Uang tersebut diperoleh dari sejumlah orang tua mahasiswa dan diterima dalam beberapa tahap.
Dalam kesaksiannya, Asep mengaku pertama dirinya menerima uang juta dari orang tua mahasiswa senilai Rp 350 juta.
Asep kemudian menyerahkan uang itu kepada Karomani melalui Budi Sutomo.
"Uang itu saya berikan ke Budi Sutomo sebesar Rp 250 Juta," ujar Asep Sukohar.
"Rp 100 Juta saya pakai untuk biaya operasional kesehatan Muktamar Nahdlatul ulama, karena saya koordinator tim kesehatannya," jelasnya.
Dalam sidang ini juga, Asep mengaku mendapatkan uang sebesar Rp 150 Juta dari Sofia yang merupakan salah satu orang tua mahasiswa.
"Uang Rp 100 juta dari Sofia saya serahkan melalui Budi Sutomo," kata Asep.
"Sisanya Rp 50 Juta saya gunakan untuk kepentingan Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU)," katanya.
Selain itu, dia juga mengaku mendapatkan uang setoran dari Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Unila, Dr Rasmi Zakiah.
Adapun uang yang diterima untuk menitipkan keponakannya sebesar yakni Rp 300 Juta.
( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Karomani-senyum-sinis.jpg)