Berita Terkini Nasional
Motif Pembunuhan Berantai di Bekasi, Polisi Beri Penjelasan
Motif pembunuhan berantai di Bekasi masih menjadi teka-teki. Polisi masih mendalami motif Wowon Erawan alias Aki cs.
Tribunlampung.co.id, Jakarta - Motif pembunuhan berantai di Bekasi masih menjadi teka-teki.
Polisi kini masih mendalami motif pembunuhan yang hingga kini merenggut total 9 nyawa manusia itu.
Adapun pelaku berjumlah tiga orang. Antara lain Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin. Kini, ketiganya telah ditangkap polisi.
Apa motif Wowon Erawan alias Aki cs melakukan pembunuhan berantai?
Polisi masih mendalami motif Wowon Erawan alias Aki cs yang tega membunuh anak-anak dalam rangkaian pembunuhan yang mereka lakukan.
Baca juga: Pembunuhan Berantai di Bekasi Disebut Mirip Kasus Ryan Jombang
Dari total sembilan korban yang dibunuh para pelaku, satu anak yang tewas adalah darah daging dari Wowon bernama Bayu (2) hasil menikah siri dengan Ai Maemunah (40) yang juga merupakan korban tewas.
Wowon cs tega mengubur jasad Bayu (2) di dalam lubang di sekitar rumahnya di Cianjur, Jawa Barat.
Selain Bayu, ada pula korban Neng Ayu yang berusia lima tahun penjara yang juga anak tersangka Wowong dengan Ai Maemunah.
Dalam hal ini, Neng Ayu turut diracun bersama keluarganya di Bekasi, namun ia berhasil selamat.
"Tim autopsi psikologi forensik turut mendampingi kami untuk melihat motif sebenarnya, kalau penipuan, mengapa anak 2 tahun dibunuh, anak 5 tahun diracun," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Jumat (20/1/2023).
Hengki menyampaikan bahwa pengusutan kasus pembunuhan berantai ini masih terus berlanjut. Sebab, pihaknya tak bisa percaya begitu saja dengan keterangan para tersangka.
"Penyelidikan kami belum selesai. Kami tidak berdasarkan keterangan tersangka, kami harus bicara sesuai fakta dan alat bukti," ucap Hengki.
Untuk informasi, kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon cs ini berawal dari kematian tiga dari lima anggota keluarga di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
Awalnya, korban bernama Ai Maemunah dan kedua anaknya Ridwan Abdul Muiz (20) serta M Riswandi (16) tewas karena keracunan.
Baca juga: Satu Jasad Korban Pembunuhan Wowon Cs Ternyata Sempat Dibuang ke Laut
Namun, belakangan diketahui mereka ternyata diracun dengan pestisida hingga racun tikus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/penggalian-makam-korban-pembunuhan.jpg)