Berita Terkini Nasional
Dukun di Yogyakarta 2 Kali Coba Dibunuh, Diracun Tak Mati Ditabrak Selamat
Hebatnya seorang pria di Yogyakarta yang diduga sebagai dukun pengganda uang, kini tetap hidup setelah ia 2 kali coba dibunuh korbannya.
Safiudin mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, rencana pembunuhan dilatarbelakangi sakit hati karena uang yang telah disetorkan Rp 50 juta kepada korban dan dijanjikan untuk digandakan menjadi Rp 5 miliar tak kunjung ada hasil.
"Jadi dari Rp 50 juta itu akan digandakan menjadi Rp 5 miliar dalam waktu awalnya disepakati 7 hari."
"Namun ditunggu-tunggu sampai 4 bulan tidak terealisasi sehingga pelaku emosi," katanya.
Padahal uang Rp 50 juta yang disetorkan, didapatkan pelaku dengan susah payah, dengan pinjam dan menjual kambing berikut kandangnya.
Pelaku DP mengakui sudah merencanakan pembunuhan terhadap korban S.
Awalnya, percobaan pembunuhan dilakukan dengan cara diracun dua kali pada Kamis-Jumat (26/-17/1) atau sehari sebelum kejadian.
Namun tidak berhasil.
"Diracun pakai obat tikus dua kali. Pertama malam Kamis dan yang kedua hari Jumat sebelum kejadian. Jam 09.00," kata DP.
Semua rencana pembunuhan itu dilakukan karena sakit hati.
DP bercerita, awal mulanya Ia diajak untuk menyetorkan uang Rp 50 juta sementara korban S Rp50 juta.
Uang tersebut dijadikan satu dengan cara dibungkus kain, lalu diletakkan di kamar korban."
"Setelah itu tinggal dibacain doa bersama dan uang tersebut dijanjikan akan menjadi Rp 5 miliar."
"Selama 4 bulan tidak hasil sama sekali. (Padahal) janjinya 7 hari," katanya.
( Tribunlampung.co.id / TribunJogja.com / TribunJateng.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Dukun-di-Yogyakarta-2-Kali-Coba-Dibunuh-Diracun-Tak-Mati-Ditabrak-Selamat.jpg)