Kesehatan
Kenali Penyebab dan Cara Kontrol Diabetes Melitus Sejak Dini
Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal.
dr Munirulanam, SpPD, K-EMD, FINASIM dari Rahayu Diabetes Center mengatakan, kadar gula yang tinggi diakibatkan dari kekurangan hormon pengatur gula darah (insulin), gangguan dalam kerja hormon tersebut, atau keduanya.
Sampai sekarang, penyakit diabetes melitus dikaitkan dengan keturunan atau genetik.
"Hal ini ada benarnya, karena faktor genetik merupakan salah satu penyebab pada risiko terjadinya penyakit diabetes melitus," kata anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Lampung itu, Sabtu 4 Maret 2023.
Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Diabetes, Jenis dan Sebabnya
Penyakit diabetes melitus yang sering dikaitkan dengan faktor genetik adalah diabetes melitus tipe I.
Selain dikaitkan dengan faktor genetik, diabetes melitus tipe I juga dikaitkan dengan proses autoimun yang mengenai organ pankreas sejak usia dini.
Selain diabetes melitus tipe I, ada juga diabetes melitus tipe II yang umumnya muncul setelah usia dewasa.
Anggota Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Cabang Lampung itu menuturkan, diabetes melitus tipe II sering dikaitkan dengan pola makan, lifestyle, gaya hidup, dan obesitas atau kegemukan.
Hal ini memang benar, karena faktor risiko penyakit diabetes melitus diantaranya obesitas, kurang gerak atau kurang olahraga, kadar trigliserida tinggi, riwayat gestasional diabetes sebelumnya, dan sebagainya.
Berbicara mengenai gestasional diabetes, ini adalah diabetes yang umumnya muncul pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.
Padahal sebelum kehamilan tidak muncul diabetes melitus.
Lalu ada diabetes melitus tipe lain yang muncul karena penggunaan obat-obatan ataupun peradangan pada organ pankreas atau pankreatitis.
Seorang diabetesi (penderita diabetes melitus) akan mengalami keluhan klasik yakni banyak makan, banyak minum, dan banyak kencing.
Terkadang disertai keluhan diebetes melitus lain seperti penurunan berat badan yang drastis tanpa ada riwayat melakukan diet sebelumnya, gatal dikulit, dan bisa ada rasa kesemutan di kaki.
Baca juga: Halo Dokter, Bagaimana Mengenali Gejala Diabetes Melitus Pada Anak
Dokter yang juga anggota Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) Cabang Lampung itu menjelaskan, untuk memastikan keluhan itu adalah keluhan diabetes melitus, dokter akan melakukan anamnesis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dr-Munirulanam-SpPD-KEMD-FINASIM-dari-dari-Rahayu-Diabetes-Center.jpg)