Kesehatan
Kenali Penyebab dan Cara Kontrol Diabetes Melitus Sejak Dini
Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Teguh Prasetyo
Dalam anamnesis dokter juga melakukam penelusuran riwayat penyakit keluarga terdekat yakni orangtua dan saudara kandung, untuk mengetahui apakah ada riwayat penyakit diabetes melitus atau tidak.
Untuk semakin memastikan apakah benar penyakit diabetes melitus atau bukan, akan dilakukan pemeriksaan laboratorium.
Apabila sudah dipastikan alami diabetes melitus dokter akan memberikan edukasi mengenai diabetes melitus.
Dokter juga akan meminta melakukan diet dan exercise atau olahraga.
"Selanjutnya dokter akan memberikan obat minum dan injeksi insulin, serta melakukan monitoring atau pemantauan kadar gula darah," ujar dokter yang juga anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lampung itu.
Itu semua dilakukan untuk mengontrol diabetes melitus, sebab sampai saat ini tidak digunakan istilah sembuh untuk penyakit diabetes melitus, yang digunakan adalah istilah terkontrol.
Baca juga: Halo Dokter, Resiko Diabetes Melitus Pada Anak
Diabetes Melitus Dapat Timbulkan Komplikasi
Hati hati diabetes melitus dapat menimbulkan komplikasi akut dan kronis.
Komplikasi akut yang dapat terjadi yaitu kadar gula darah yang sangat tinggi atau yang turun sampai dibawah batas normal sehingga dapat mengakibatkan gangguan kesadaran yang memerlukan penanganan segera (emergency).
Sedangkan komplikasi kronis yakni gangguan kulit, stroke, katarak, penyakit jantung koroner, gangguan ginjal, syaraf, dan luka dikaki yang sulit sembuh sehingga perlu amputasi.
Mengingat demikian kompleksnya permasalahan kesehatan yang timbul seputar penyakit diabetes melitus ini maka dr Munirulanam menyarankan kita harus mengetahui apakah kita memiliki faktor risiko diabetes melitus atau tidak.
Jika iya, maka segera lakukan skrining pemeriksaan panel prediabetes di laboratorium, karena banyak yang masih dapat dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes melitus apabila statusnya masih prediabetes.
(Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dr-Munirulanam-SpPD-KEMD-FINASIM-dari-dari-Rahayu-Diabetes-Center.jpg)