Berita Lampung
Satu Bulan Setelah Dipisah, Bayi Hasil Operasi Kembar Siam Pertama di Lampung Dipulangkan
Dua bayi hasil operasi kembar siam pertama di Provinsi Lampung akhirnya dipulangkan, Kamis (13/4/2023).
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: soni
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dua bayi hasil operasi kembar siam pertama di Provinsi Lampung akhirnya dipulangkan, Kamis (13/4/2023).
Kedua bayi hasil operasi kembar siam itu, yakni AF dan AL, dipulangkan kembali ke kediamannya di Kabupaten Lampung Utara.
Pemulangan AF dan AL, dua bayi hasil operasi kembar siam itu dilakukan setelah satu bulan hasil masa pantau medis pasca operasi pemisahan pada Rabu (15/3/2023) lalu di RSUD Abdul Moeloek.
Direktur RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung Lukman Pura mengatakan selama masa pantau, tidak ada gejala medis yang diterima AF dan AL, Bayu dengan usia 14 bulan itu.
"Sehingga, dengan kondisi yang saat ini, In Syaa Allah, mereka (AF dan AL) bisa pulang," kata Lukman Pura.
Meski, sudah bisa pulang, Lukman Pura mengatakan dua bayi hasil kembar siam pertama di Provinsi Lampung itu akan dipantau oleh petugas RSUD Abdul Moeloek hingga satu tahun mendatang.
"Nantinya, per tiga bulan sekali, AF dan AL kita minta untuk kontrol ke RSUD Abdul Moeloek, selebihnya bisa konsultasikan di pelayanan kesehatan kabupaten Lampung Utara, sesuai tempat tinggal mereka," kata Lukman Pura.
Mutiani (33) orangtua AF dan AL, mengaku senang kedua anaknya bisa dipulangkan.
Baca juga: Bupati Tanggamus Bantu Biaya Operasi Bayi Derita Kelainan Usus
Baca juga: 70 Dokter Dikerahkan untuk Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam di Lampung
Karena terhitung sudah satu bulan lamanya ia bersama suami dan kedua anaknya tinggal di RSUD Abdul Moeloek untuk memastikan keadaan buah hatinya pasca operasi kembar siam.
"Senang bisa pulang, Alhamdulillah anak kembar kami ini sudah terpisah sampai sekarang kondisinya sudah stabil," kata Mutiani.
Sebelum operasi pemisahan bayi kembar siam itu, Mutiani mengatakan, dirinya bersama dua anaknya itu juga sudah bolak balik Lampung Utara-Bandar Lampung untuk melakukan pemeriksaan terhadap anaknya.
"Dari lahir, anak saya dirawat di RSUDAM dan Alhamdulillah anak saya nggak rewel dan tidak panas," sebut Mutiani.
Operasi 5 Jam
Dalam wawancara sebelumnya, Ketua Tim Bedah Kembar Siam RSUDAM dr Billy Rosan mengatakan, pasien atau bayi kembar siam ini masuk ruang operasi, Rabu (15/3/2023), pukul 07.00 WIB.
Sementara, operasi pemisahan bayi kembar siam itu dilakukan sekira pukul 11.00 WIB.
DKL Bersiap Sambut Pameran dan Konser Musik Anak |
![]() |
---|
Keluarga Kenang Sosok "Kopral", Nelayan Hilang saat KM Tegar Jaya Tenggelam di Pesawaran |
![]() |
---|
Pemprov Lampung Tampung Tuntutan Tidak Ada Lagi PHK Sepihak |
![]() |
---|
Nelayan Ungkap Detik-detik KM Tegar Jaya Tenggelam di Pesawaran |
![]() |
---|
Pemprov Lampung Pakai Rp 1,004 Triliun Tutup Defisit Anggaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.