Wawancara Eksklusif
Sipir Viral Pamer Harta Mengaku Cuma Punya Kios Burung, Sebut Moge Milik Pengunjung Lapas
Dhawank Delvi, sipir yang viral karena memamerkan harta di media sosial, mengaku hanya memiliki kios burung.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Rajabasa, Kota Bandar Lampung, yang viral karena kerap flexing (memamerkan) harta di media sosial diketahui bernama Dhawank Delvi.
Ia dipindahtugaskan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Lampung lantaran polemik yang ditimbulkannya.
Lalu seperti apa cerita versi Dhawank Delvi terkait polemik yang membuat namanya viral bahkan se-Indonesia?
Tribunlampung.co.id berkesempatan melakukan Wawancara Eksklusif dengannya di kantor Kanwil Kemenkumham Lampung, Kamis (27/4/2023). Berikut petikan wawancaranya.
Bagaimana proses pemeriksaan di Kanwil Kemenkumham Lampung?
Pemeriksaan sudah berjalan.
Dilakukan oleh tim Kanwil Kemenkumham Lampung kepada saya setelah viralnya saya di media sosial.
Saya mengakui bahwa itu benar adanya.
Saya pribadi dan istri memohon maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan yang saya timbulkan belakangan ini.
Terutama, karena telah mencoreng nama baik instansi Kemenkumham.
Saya dan istri mohon maaf sebesar-besarnya.
Saya siap menerima konsekuensi dari instansi Kemenkumham.
Saya masih menunggu hasil dari evaluasi, termasuk dari Inspektorat Kemenkumham.
Terkait kejadian viral di media sosial, bagaimana tanggapannya?
Khusus pribadi dan istri, kami menyesal atas semua perbuatan saya.
Korwil Astra Group Lampung Nurul Fadil Bicara soal Kampung Berseri Astra |
![]() |
---|
Bincang dengan Kepala BPTD Kelas II Lampung Jonter Sitohang, Menuju Zero ODOL |
![]() |
---|
Pakar Hukum Unila Sebut Pemisahan Pemilu Rancu dan Membingungkan |
![]() |
---|
Hamartoni Ahadis Usung Program Puskesmas Mider di Lampung Utara |
![]() |
---|
Rektor Itera Sebut Panen Padi Bisa 3 Kali Setahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.