Berita Lampung
Sempat Dirawat Inap, 2 Korban Luka Berat Tersambar Petir di Gunung Seminung Lambar Kini Sudah Pulang
Dua korban luka berat akibat tersambar petir di Gunung Seminung yang sempat dirawat inap di Puskesmas Buay Nyerupa saat ini sudah diperbolehkan pulang
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Dua korban luka berat akibat tersambar petir di Gunung Seminung yang sempat dirawat inap di Puskesmas Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, saat ini sudah diperbolehkan pulang.
Kepala Puskesmas (Kapus) Puskesmas Buay Nyerupa, Metty Sylviani menjelaskan, kondisi kedua korban yang tersambar petir di Gunung Seminung, Lampung Barat itu, kini sudah membaik.
“Alhamdulillah kondisi kedua korban atas nama Andi Yusuf dan Andika yang tersambar petir di Gunung Seminung sudah membaik,” jelas Metty saat dikonfirmasi, Senin (1/5/2023).
“Pagi tadi masih dirawat, setelah dilakukan observasi oleh dokter, akhirnya pasien atau korban ini sudah diperbolehkan pulang,” terusnya.
Metty mengatakan, dengan sudah membaiknya kondisi kedua korban, saat ini semua korban akibat sambaran petir sudah tidak ada lagi.
Baca juga: Jadi Korban Sambaran Petir di Gunung Seminung, Pemuda Asal Lampura Alami Luka Bakar di Punggung
“Kondisi mereka sudah sehat semua, dan alhamdulillah sudah tidak ada yang dirawat lagi di sini,” singkatnya.
Diberitakan sebelumnya, beberapa korban yang mengalami luka berat dan luka ringan akibat tersambar petir di Gunung Seminung sempat dirawat di Puskesmas Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau.
Kepala Puskesmas Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Metty Sylviani mengatakan, untuk korban luka ringan karena tersambar petir di Gunung Seminung dan pendaki lainnya, sudah diperbolehkan pulang.
“Namun untuk korban yang mengalami luka berat, saat ini ada dua orang yang masih menjalani perawatan intensif,” kata Metty, Minggu (30/4/2023).
“Mereka baru diperbolehkan pulang hingga kondisi mereka benar-benar membaik dan memungkinkan,” terusnya.
Kemudian, lanjut Metty, kedua korban itu juga masih dilakukan observasi terkait pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini dua pasien tersebut masih dilakukan observasi oleh dokter, karena luka kedua korban tersebut lumayan parah,” ungkap Metty.
“Sedangkan untuk korban yang lainnya saat ini sudah pulang kerumahnya masing-masing," sambungnya.
Metty melanjutkan, kedua korban yang saat ini sedang dilakukan observasi oleh dokter tinggal menunggu hasil pemeriksaan.
Jika kondisi korban sudah membaik dan memungkinkan maka korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Baca juga: Pendaki Tewas Tersambar Petir, Jalur ke Gunung Seminung Lampung Barat Ditutup Sementara
DKL Bersiap Sambut Pameran dan Konser Musik Anak |
![]() |
---|
Keluarga Kenang Sosok "Kopral", Nelayan Hilang saat KM Tegar Jaya Tenggelam di Pesawaran |
![]() |
---|
Pemprov Lampung Tampung Tuntutan Tidak Ada Lagi PHK Sepihak |
![]() |
---|
Nelayan Ungkap Detik-detik KM Tegar Jaya Tenggelam di Pesawaran |
![]() |
---|
Pemprov Lampung Pakai Rp 1,004 Triliun Tutup Defisit Anggaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.