Kapal Terbakar di Selat Sunda
Sebanyak 316 Penumpang ke Lampung Tidak Terdata di Manifes Kapal Royce 1 yang Terbakar
Jumlah penumpang di KMP Royce 1 ke Lampung berbeda, dari manifes kapal ada 140 penumpang tapi yang diselamatkan tim gabungan 456 orang.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Jumlah penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Royce 1 yang terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni Lampung sesuai manifest sebanyak 140 orang.
Namun ternyata penumpang yang dievakuasi oleh tim gabungan dari KMP Royce 1 yang terbakar saat berlayar ke Pelabuhan Bakauheni Lampung sebanyak 456 orang.
Dengan selisih tersebut maka ada 316 penumpang tujuan ke Pelabuhan Bakauheni Lampung tidak masuk manifestasi KMP Royce 1 yang terbakar.
Data yang dihimpun dari Polda Banten, sesuai manifest ada sebanyak 140 penumpang, terdiri dari lima pejalan kaki dan 135 penumpang dalam kendaraan.
"Jumlah penumpang sesuai manifes, pejalan kaki lima orang, dua laki-laki dan tiga perempuan," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Heriyanto melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (6/5/2023).
Sementara itu, jumlah penumpang dalam kendaraan 135 orang, terdiri dari laki-laki dewasa 108 orang, perempuan dewasa 21 orang, anak laki-laki lima dan satu anak perempuan.
Baca juga: PT ASDP Ferry Indonesia Menjamin Kepulangan Para Penumpang Royce 1 ke Bakauheni Lampung Gratis
Baca juga: 20 Menit Tidur, Amrizal Kaget Terbangun Gelap dengan Kepulan Asap Kapal Royce 1 Terbakar
Sedangkan jumlah kendaraan di dalam KMP Royce 1 sebanyak 79 unit terdiri dari kendaraan golongan II 13 unit, golongan IV A 27 unit, golongan IV B 1 unit, golongan V A 3 unit.
Kemudian golongan V B 3 unit, golongan VI A 7 unit, golongan VI B 13 unit, golongan VII 9 unit dan glongan VIII 3 unit.
Berdasarkan data sementara penumpang yang dievakuasi oleh Basarnas Banten, ada sebanyak 456 orang dari kapal penumpang milik PT Damai Lintas Bahari itu.
"Seluruh penumpang selamat dan berhasil dievakuasi," kata Kepala Basarnas Banten Adil Triyanto.
Proses evakuasi, kata Adil, dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, Lanal Banten, Polairud Banten, KPLP Banten, BPTD, ASDP Merak, PMI dan nelayan setempat.
"Proses evakusi selesai pada pukul 17.30 WIB. Penumpang dievakuasi ke dermaga 1 Pelabuhan Merak," ujar dia.
Sebelumnya, KMP Royce 1 mengalami kebakaran saat berlayar dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni. Sabtu (6/5/2023) pukul 15.45 WIB. Diduga api berasal dari kendaraan bus yang berada di dalam kapal.
Mesin bus pelat merah itu diduga tidak dimatikan saat perjalanan di Selat Sunda.
Data Awal 304 Penumpang
Kapal Royce 1 yang mengalami kebakaran di perairan Merak, Banten bermuatan 304 penumpang.
Sedangkan kendaraan di dalam kapal Royce 1 yang alami kebakaran tersebut sebanyak 79 unit.
Sampai saat ini belum diketahui terkait ada tidaknya korban jiwa dalam insiden kebakaran kapal Royce 1 yang berlayar menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan itu.
Peristiwa nahas kebakaran kapal Royce 1 di Perairan Merak, Banten terjadi pada Sabtu (6/5/2023).
Diperkirakan kebakaran kapal tersebut terjadi pada pukul 15.04 WIB.
Diketahui, KMP Royce 1, milik perusahaan PT. Damai Lintas Bahari itu mengalami kebakaran di Selat Sunda dengan koordinat 5.937150°, 105.957080°.
Menurut data yang dihimpun dari PT Ferry Indonesi (Persero) cabang Merak.
Dalam dokumen rekapitulasi data penumpang dan kendaraan KMP Royce I, total ada sejumlah 304 penumpang serta 79 kendaraan berbagai jenis yang berada di dalam kapal.
Rinciannya, kendaraan Golongan II 13 unit, Golongan IVA 27 unit, Golongan IV B1 unit, Golongan VA 3 unit, Golongan VB 3 unit, Golongan VIA 7 unit, Golongan VIB 13 unit, Golongan VII 9 unit dan Golongan VIII 3 unit, sementara Gol IX nihil.
Lalu, catatan jumlah penumpang dirincikan penumpang dalam kendaraan terdapat 299 orang ditambah 5 orang penumpang pejalan kaki.
Kebakaran kapal KMP Royce 1 di Selat Sunda saat pelayaran ke Pelabuhan Bakauheni Lampung diduga dari bus.
KMP Royce 1 berangkat dari dermaga III Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung
Kapal KMP Royce 1 terbakar pada Sabtu (6/5/2023), pukul 15.04 WIB dalam pelayaran ke Pelabuhan Bakauheni Lampung dari Pelabuhan Merak, Banten.
Menurut anggota Basarnas Banten Denny Mezu, penyebab terbakar KMP Royce 1, diduga dari mobil bus di dalam kapal yang terbakar dan tidak bisa tertangani.
KMP Royce 1, milik perusahaan PT. Damai Lintas Bahari itu mengalami kebakaran di Selat Sunda dengan koordinat 5.937150°, 105.957080°.
Denny mengatakan KMP Royce 1 tersebut mengalami kebakaran saat berjalan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.
"Pukul 15.04 WIB, KMP Royce 1 izin ke LPS di atas kapal terjadi insiden kebakaran dan meminta bantuan Tug Boat untuk penanganan segera," kata Denny, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (6/5/2023).
Pada pukul 15.10 WIB, Denny menduga LPS kembali kemudian sudah tidak berfungsi (error) dan 1 mesin sudah mati
Lalu, pada pukul 15.13 WIB, lanjut Denny, KMP W Kencana menuju LPS untuk membantu KMP Royce 1
Kemudian, pada pukul 15.16 WIB, KMP Royce 1 lego jangkar di koordinat (-5.937150°, 105.957080°)
Pukul 15.28 WIB, TB Tirtayasa III dari IKPP meluncur titik koordinat KMP Royce 1.
Saat ini, kata Denny, pihaknya masih melaksanakan evakuasi dan pertolongan SAR oleh Tim gabungan meliputi Lanal Banten, Aorud Polda Banten, Basarnas Merak dan kapal sekitar KMP Royce.
Lanjutnya, saat ini pihaknya masih menunggu data dari PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) terkait kerugian personil dan material masih.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
Anak Usia 5 Tahun Terpisah dari Orangtua saat Kebakaran Kapal Royce 1, Ibu Nangis Panik |
![]() |
---|
Mobil Belum Boleh Dikeluarkan dari KMP Royce 1, Pemilik Marah Perjalanan ke Lampung Tak Pasti |
![]() |
---|
BPTD Banten Tetapkan Penumpang KMP Royce 1 yang Terbakar saat Pelayaran ke Lampung 304 Orang |
![]() |
---|
Sebanyak 11 Truk dan 2 Bus Terbakar di Kapal Royce 1 saat Pelayaran ke Pelabuhan Bakauheni Lampung |
![]() |
---|
PT ASDP Ferry Indonesia Menjamin Kepulangan Para Penumpang Royce 1 ke Bakauheni Lampung Gratis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.