Berita Lampung

Pengendara Motor Meninggal Kecelakaan di Natar, Sopir Truk Kabur

Seorang pengendara motor bernama Rama Irfanda (23) tewas kecelakaanJalan Raya Natar, Desa Sindang Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: taryono
zoom-inlihat foto Pengendara Motor Meninggal Kecelakaan di Natar, Sopir Truk Kabur
Tribunlampung.co.id/bayu saputra
Seorang pengendara motor bernama Rama Irfanda (23) tewas kecelakaan Jalan Raya Natar, Desa Sindang Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Saksi mata Wanda mengatakan, lakalantas tersebut terjadi sebelum salat zuhur dan pada saat itu dirinya sedang berdagang dugan. 

"Tadi itu macet akibat kecelakaan dan sopir truk yang menabrak tersebut lari," kata Wanda.

"Tidak punya hati sopir truk tersebut, tadi saya cuma lihat kaki dan kepalanya saja. Kalau badannya sudah ditutup dan sepertinya badan hancur karena banyak darahnya juga," kata Wanda. 

Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan membenarkan lakalantas di sawitan Natar hingga meninggal dunia atas nama Rama Irfanda warga Gunung Batin Udik, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah. 

"Dari keterangan saksi-saksi di TKP bahwa motor Genio putih BE 2092 GH  berjalan dari Bandar Lampung menuju ke Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah," kata AKBP Edwin.

Korban diduga berjalan dengan kecepatan sedang dan berjalan di lajur sebelah kanan. 

"Pas di TKP pengendara motor ini berpindah arah dari lajur kanan ke arah kiri dan menyerempet mobil fuso tangki dengan nomor polisi BE 8969 AAU melarikan diri," kata AKBP Edwin. 

Korban terpental ke arah kanan dan terlindas fuso yang sempat melarikan diri dengan mengakibatkan korban terjatuh dan terlindas. 

"Akibar kejadian tersebut Rama meninggal dunia dan satu orang lainnya yakni Daffa selaku korban yang dibonceng mengalami luka ringan," kata AKBP Edwin.

Korban mengalaminya kerugian material Rp 3 Juta, dan pengemudi fuso tangki tidak diketahui atau melarikan diri," kata AKBP Edwin. 

"Korban mengalami luka hancur tidak beraturan hingga harus dilarikan ke RSUDAM. Kalau korban Daffa hanya lecet pada bagian kaki dan tangan dan sempat dirawat di RS Medika Natar," kata AKBP Edwin. ( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra  ). 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved