Berita Lampung
Gerakan Pasar Murah di Masjid Istiqlal Lampung Tengah Diserbu Masyarakat
Sejumlah kebutuhan pokok atau sembako yang dijajakan di pasar tersebut di antaranya beras, telur, minyak goreng, gula, tepung, dan cabai.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Masjid Istiqlal, Bandar Jaya, Lampung Tengah diserbu masyarakat, Senin (26/6/2023).
Ratusan warga menyerbu Masjid Istiqlal sejak pagi untuk memburu sembako yang dijual murah dalam rangka Gerakan Pasar Murah (GPM) yang diselenggarakan serentak.
Sejumlah kebutuhan pokok atau sembako yang dijajakan di pasar tersebut di antaranya beras, telur, minyak goreng, gula, tepung, dan cabai.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Lampung Tengah Jumali mengatakan, pasar murah sangat dinantikan karena berdampak positif bagi masyarakat dan pemerintah.
Di satu sisi, masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga miring.
Di sisi lainnya, pemerintah dapat menjaga stabilitas stok dan harga.
"Otomatis hal ini berdampak untuk menekan inflasi," katanya.
Jumali mengatakan, masyarakat dapat membeli sembako dengan harga lebih murah dari pasaran.
Seperti beras medium Rp 9.000 per kg, sementara harga di pasar Rp 11 ribu.
Gula pasir kemasan dijual Rp 13 ribu per kg, sedangkan harga pasaran Rp 13.500 ribu.
Kemudian minyak goreng Rp 14 ribu per liter.
Harga pasaran Rp 14.500 per liternya.
"Cabai merah per kilogram dijual selisih Rp 4.000 dari harga pasaran, yaitu Rp 36 ribu," katanya.
Jumali mengatakan, Gerakan Pangan Murah ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia mulai hari ini.
Menurut Jumali, pasar murah kali ini diselenggarakan menjelang Idul Adha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Gerakan-Pangan-Murah-di-Masjid-Istiqlal.jpg)