Berita Lampung

Kapolres Lampung Selatan Bantah Jalinsum Katibung Rawan Kriminalitas

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin membantah Jalinsum di wilayah Kecamatan Katibung sebagai daerah rawan kriminalitas. Ia malah menyebut Penengahan.

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin membantah Jalinsum di wilayah Kecamatan Katibung sebagai daerah rawan kriminalitas. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin membantah Jalinsum di wilayah Kecamatan Katibung sebagai daerah rawan kriminalitas.

Sebelumnya, mobil wartawan bernama Ari Syandi Bayo Angin Harahap ditembak orang tidak dikenal di Jalinsum, Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu (23/7/2023) sekira pukul 22.30 WIB.

Akibat tembakan yang terjadi di Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan itu, mobil yang bersangkutan jadi berlubang bekas peluru.

Polisi menduga motif penyerangan terhadap wartawan tersebut adalah tindak pidana percobaan pencurian dengan kekerasan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin membantah Jalinsum diwilayah Kecamatan Katibung, Lampung Selatan sebagai daerah rawan kriminalitas.

Lebih lanjut Edwin menyebut, berdasarkan pemetaan wilayah rawan kriminalitas yang pihaknya lakukan daerah yang rawan yakni Penengahan dan Ketapang.

"Kalau dari pemetaan yang kami lakukan, justru wilayah Kecamatan Katibung ini, tidak termasuk wilayah rawan kriminalitas," kata Edwin, Jumat (28/7/2023).

"Justru dari pemetaan yang kami lakukan daerah Kecamatan Penengahan dan Kecamatan Ketapang yang merupakan wilayah rawan kriminalitas," jelasnya.

Namun, Edwin tidak bisa membantah, bahwasanya disetiap daerah bisa saja berpotensi rawan aksi kriminalitas.

Saat ini, pihaknya masih mendalami modus penembakan mobil wartawan di Jalinsum Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan.

Lebih lanjut Edwin menuturkan bahwasanya Pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti penembakan mobil wartawan di Jalinsum tersebut.

"Tim Inafis sudah melalukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dan barang bukti penembakan mobil wartawan di Jalinsum Desa Tanjungan," kata Edwin.

Dari hasil olah TKP tim Inafis tidak ditemukan proyektil peluru di dalam mobil wartawan yang ditembak orang tidak dikenal di Jalinsum Desa Tanjungan tersebut.

Namun, Edwin menjelaskan, terdapat sebuk berwarna kuning seperti logam di dalam mobil tersebut.

Selain itu, terdapat satu lobang seperti bekas peluru di kaca bagian kiri dan tiga lubang di bagian dibagian kanan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved