Pemilu 2024

Prabowo Terancam Gagal Nyapres, Usia Capres Tertua Digugat ke MK

Prabowo Subianto terancam gagal maju sebagai calon presiden alias capres jika gugatan atas usia capres tertua dikabulkan Mahkamah Konstitusi atau MK.

Instagram @prabowo
Foto ilustrasi, Jokowi, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Prabowo Subianto terancam gagal maju sebagai calon presiden alias capres jika gugatan atas usia capres tertua dikabulkan Mahkamah Konstitusi atau MK. 

Pemohon yang berusia 33 tahun merasa hak konstitusionalnya dirugikan karena syarat di dalam UU Pemilu mengharuskan capres berusia minimum 40 tahun.

Sementara itu, tanpa adanya batasan usia tertua atau maksimal dari capres.

Pihak pemohon merasa hak konstitusionalnya dirugikan karena presiden terpilih yang sudah uzur dianggap tidak lagi cakap untuk memimpin.

Tak hanya itu, dalam permohonan yang sama, Gulfino dan Donny juga meminta MK agar tak hanya membatasi masa jabatan presiden dua periode.

Tetapi juga membatasi kesempatan seseorang maju sebagai capres paling banyak dua kali.

Jika melihat isi gugatan tersebut, maka Prabowo Subianto lah yang menjadi target.

Sebab Prabowo sudah tiga kali ikut pilpres, terhitung sebagai calon wakil Megawati Soekarnoputri pada 2009 serta 2 kali menjadi rival Joko Widodo pada 2014 dan 2019.

Sementara itu, dari segi usia, Menteri Pertahanan itu segera memasuki usia 72 tahun.

Prabowo: Jangan Lihat Usia

Secara terpisah, jauh sebelum gugatan ini masuk ke MK, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga angkat bicara.

Prabowo menyampaikan pendapatnya mengenai DPR dan pemerintah yang memberi sinyal setuju agar batas minimum usia capres dan cawapres turun dari 40 ke 35 tahun atau berpengalaman sebagai penyelenggara negara.

Menhan mengatakan, seorang capres maupun cawapres jangan dilihat dari umurnya yang masih muda.

"Saya kira, kalau saya lihat ya, saya lihat, jangan kita terlalu melihat usia-lah," ujar Prabowo saat ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).

Menurut dia, ketimbang melihat umurnya, lebih baik melihat tekad, idealisme, dan kemampuannya.

Dia pun menyinggung sejumlah negara yang memiliki pemimpin muda.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved