Lampung Bangkit
Dukung Sekolah Kopi di Lambar, Hantoni Hasan: Bukan Cuma Kualitas, Harga Juga Mesti Diperhatikan
Namun demikian, Hantoni menilai, campur tangan pemerintah daerah dalam meningkatkan komoditas kopi tidak hanya berhenti pada upaya mengedukasi petani.
Karenanya, dia menilai, jika petani kopi mau sejahtera, maka yang mesti diperhatikan menyangkut tiga aspek tersebut.
Karena itu, menurut dia, petani kopi harus dibantu melalui tiga aspek tadi.
"Kalau menyangkut sekolah kopi itu menurut saya sudah bagus, bagaimana mereka budidayanya bagus. Tapi kan ada persoalan lain yang juga diperhatikan," katanya.
Tidak hanya menyangkut budidaya dan perawatan, Hantoni menegaskan, harus ada jaminan dari pemerintah daerah untuk mempertahankan harga jual kopi ketika memasuki musim panen.
Sebab, hal klasik yang kerap dialami petani dalam komoditas pertanian apapun, ketika memasuki musim panen harga jual anjlok.
Kondisi ini tentu tidak menguntungkan petani yang malah justru membuat kehidupan petani menjadi stagnan.
"Jadi menurut saya pemerintah daerah juga harus memberi jaminan harga jual yang memuaskan petani," tuturnya.
Pemkab Lampung Barat menginisiasi berdirinya suatu wadah pendidikan dan pelatihan khusus terkait budidaya dan mutu kopi yaitu sekolah kopi.
Sekolah Kopi Lampung Barat dibangun pada lokasi mudah di akses terletak di Pekon Sukajaya.
Total luas lahan sekolah kopi 4,9 hektar dengan jarak lokasi kegiatan dari pusat pemerintahan Kecamatan Kota Sumber Jaya sekitar 10 kilometer dan jarak dari ibukota Kabupaten Lampung Barat 50 kilometer dan jarak dari ibu kota Provinsi Lampung 101 kilometer.
Luas sekolah kopi beserta kebun Fokus pada kegiatan untuk pencapaian tujuan peningkatan kapasitas SDM perkebunan.
Serta memperkuat dan selaras dengan pengembangan pariwisata dengan didukung oleh berbagai stakeholder baik oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat maupun lembaga swasta lainnya.
Mata pencaharian utama masyarakat Lampung Barat bertumpu pada sektor pertanian utamanya hortikultura dan perkebunan yang didominasi tanaman kopi.
Lampung Barat memiliki potensi yang sangat besar diharapkan mampu menjadi salah satu kabupaten pemasok bahan baku biji kopi serta penghasil produk olahan kopi berkualitas tinggi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jumlah produksi Kopi robusta Lampung Barat tahun 2022 sebanyak 56.054 ton, luas perkebunan kopi sebesar 54.104 ha dan produktivitas adalah 1,12 ton/Ha.
Kereta Babaranjang Lewat, Kota Balam Macet, Begini Opsi yang Ditawarkan Caleg DPR RI Hantoni Hasan |
![]() |
---|
Usung Tagline Lampung Bangkit, Begini Kiprah dan Gagasan Caleg DPR RI Hantoni Hasan |
![]() |
---|
Bonus Demografi 2045, Caleg DPR RI Hantoni Hasan Ingin SDM di Lampung Diperkuat ke Sektor Pertanian |
![]() |
---|
Caleg DPR RI Hantoni Hasan Ingin Ada Pemerataan Pembangunan di Bandar Lampung |
![]() |
---|
Caleg DPR RI Hantoni Hasan Singgung SDGs di Bandar Lampung, Masih Ada Pemukiman Kumuh |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.