Remaja Tenggelam di Lampung Selatan

Faizal Guntur Tak Pamit Akan Berenang di Pantai Ketang Kalianda 

Ayah Faizal Guntur (13) menyebut putranya tak pamit jika ingin berenang di Pantai Ketang, Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: taryono
(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)
Yahyudin-Nasrudin, ayah dan Guru Faizal Guntur 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Yahyudin, ayah Faizal Guntur (13) menyebut putranya tak pamit jika ingin berenang di Pantai Ketang, Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Diketahui Faizal Guntur hilang tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Pantai Ketang pada Minggu (17/9/2023) siang.

"Dia tidak ada pamit ke saya. Saya taunya dia main disekitaran rumah seperti biasa" ujarnya, Senin (18/9/2023).

Yahyudin menyebut sang anak sering bermain dengan teman-temannya yang saat itu ikut berenang di Pantai Ketang tersebut.

"Memang teman bermain, teman satu kampung, mereka sering main bareng," ujarnya.

Dirinya baru mengetahui anaknya hilang dari tetangga.

"Ya saya taunya pas ada tetangga yang ngomong ke saya katanya anak saya tenggelam di Pantai Ketang. Dia melihat di media," ujarnya.

Dirinya berharap anaknya segera ditemukan.

Guru Agama Faizal Guntur di SMPN 2 Palas Nasrudin mengaku tahu muridnya hilang tenggelam dari murid-muridnya.

Nasrudin menyebut kegiatan mereka berenang di  Pantai Ketang di luar jam sekolah dan bukan kegiatan sekolah.

"Bukan kegiatan sekolah, orang tenggelamnya minggu kemarin anak-anak kan lagi pada libur," ujarnya.

Nasrudin ungkap pribadi Faizal Guntur, dia mengatakan bahwa korban anaknya baik.

"Ya anaknya baik, seperti anak seusianya. suka bermain, temannya banyak," ujarnya.

Jasad Korban Ditemukan

Faizal Guntur (13) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (18/9/2023) sekitar pukul 17.00 WIB.

Faizal Guntur sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (17/9/2023), pukul 14.00 WIB.

Jasad Faizal Guntur ditemukan oleh tim gabungan tidak jauh dari lokasi hilangnya korban.

Kabar penemuan jasad korban disampaikan Kapos SAR Bakauheni Febri Yanda.

"Alhamdulillah korban sudah ditemukan jam 5 tadi. Namun, sayangnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kondisi jenazah korban masih utuh. Korban memakai baju biru celana pendek berwarna hitam," katanya.

Febri Yanda mengatakan jasad korban ditemukan di bebatuan tempat awal korban dinyatakan hilang.

"Hanya kurang lebih 50 meter dari pinggir pantai," ujarnya.

Febri mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berenang di sepanjang Pantai Ketang.

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat, terutama pendatang supaya tidak berenang di sepanjang Pantai Ketang. Hal tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," ucapnya.

Lurah Way Urang Yudi menyebut pihaknya telah memasang plang bertuliskan imbauan kepada pengunjung supaya tidak berenang di sepanjang Pantai Ketang.

Ia berharap dengan kejadian ini, menjadi pelajaran bagi warga masyarakat lainnya untuk berhati-hati saat berenang di sepanjang Laut Pantai Ketang.

Diketahui, remaja bernama Faizal Guntur (13), siswa kelas 1 SMPN 2 Palas, hilang tenggelam.

Lokasi kejadian Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (17/9/2023), sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, itu dilaporkan hilang saat berenang bersama 7 orang temannya sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebelum hilang, korban dan temannya bernama M Yunus terseret ombak sekitar pukul 14.00 WIB.

Nahas, Faizal Guntur hilang tenggalam, sementara M Yunus berhasil diselamatkan oleh rekan-rekannya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved