Berita Lampung
Pemkab Lampung Selatan Larang Warga Berenang di Pantai Ketang Kalianda
Pemkab Lampung Selatan mengeluarkan imbauan larangan berenang di laut Pantai Ketang Kalianda.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Pemkab Lampung Selatan mengeluarkan imbauan larangan berenang di laut Pantai Ketang Kalianda.
Larangan berenang dikeluarkan Pemkab Lampung Selatan setelah Faizal Guntur bocah 13 tahun tenggelam di laut di Pantai Ketang Kalianda, Kelurahan Way Urang, Minggu (17/9/2023) sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca juga: Pasuruan Bakal Jadi Kampung Bebas Narkoba di Lampung Selatan
Baca juga: Faizal Guntur Tak Pamit Akan Berenang di Pantai Ketang Kalianda
Faizal Guntur bocah 13 tahun warga Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, yang juga masih berstatus pelajar yang duduk di kelas 1 SMPN 2 Palas ditemukan meninggal dunia di Pantai Ketang Kalianda, Senin (18/9/2023) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan, M Darmawan membenarkan pihaknya mengeluarkan imbauan larangan berenang di Laut Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang.
Hal itu dilakukan mengingat banyak korban tenggelam saat berenang di Laut Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang.
"Imbauan kepada pengujung atau wisatawan kawasan pantai diwilayah ini boleh bersantai tetapi tidak melakukan aktivitas berenang, diving dan snorkling mengingat banyak korban tenggelam," bunyi surat edaran yang dikeluarkan Pemkab Lampung Selatan
"Gambar dilarang berenang, diarea bibir pantai dan perairan laut dikarenakan kondisi ombak yang sangat tinggi dan kondisi cuaca yang tidak menentu. sehingga menyebabkan terjadinya hal yang tidak diingkan. terima kasih," tulisnya.
Lurah Way Urang Yudi menyebut pihaknya telah memasang plang bertuliskan imbauan kepada pengunjung supaya tidak berenang di sepanjang Laut Pantai Ketang.
"Kami turut berdukacita dengan apa yang terjadi pada korban. Kami sudah memasang plang-plang bertuliskan imbauan kepada pengunjung supaya tidak berenang di sepanjang Laut Pantai Ketang. Mulai dari pantai kedu sampai alau-alau," katanya.
Ia pun berharap dengan kejadian ini, menjadi pelajaran bagi warga masyarakat lainnya untuk berhati-hati saat berenang di sepanjang Laut Pantai Ketang
Kronologi 8 orang berenang di Laut Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan yang menyebabkan 1 bocah tenggelam dan hilang.
Kapolsek Kalianda, Polres Lampung Selatan, Polda Lampung AKP Sugianto membenarkan adanya bocah yang tenggelam di Laut Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang.
"Tadi sekitar pukul 09.00 WIB, korban bersama 7 orang temannya berangkat dari Dusun Way Megat Desa Bumi Daya Kecamatan Palas menuju ke Pantai Ketang Kalianda untuk mandi," katanya.
"Mereka mengendarai sepeda motor sebanyak 4 unit," sambungnya.
Lalu, pada sekira pukul 10.00 wib, korban bersama rekan-rekannya sampai di Pantai Batu Ular dusun Ketang Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan.
Setelah memarkirkan sepeda motor dipinggir pantai, korban bersama teman temannya itu langsung mandi berenang di laut pantai Ketang tersebut
Kemudian sekitar pukul 14.00 wib, korban atasnama Faizal Guntur dan seorang temannya nama M Yunus terseret atau tertarik ombak besar saat berenang agak ketengah laut dengan kondisi tangan melambai lambai dan tenggelam.
Lalu saat itu teman korban nama Rafi Ramadhani kepinggir pantai dan meminta bantuan kepada saksi Dwiki Mahardika dan Berta yang sedang berada dipinggir pantai tersebut.
Spontan saksi Dwiki Mahardika dan Berta langsung berenang mengejar korban yang tenggelam yang saat itu sempat menangkap M Yunus dan ditarik ke pinggir pantai.
Sehingga M Yunus selamat.
Namun korban atasna Faizal Guntur tidak tertolong dan hilang di air laut pada jarak sekira 50 meter dari pinggir pantai. (Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)
Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 29 Agustus 2025, Sebagian Besar Wilayah Berawan |
![]() |
---|
Tribun Lampung Bakal Gelar Even RUN Lampung 10K 2025, Total Hadiah Puluhan Juta |
![]() |
---|
Pelaku Curanmor di Tanggamus Acungkan Sajam ke Warga |
![]() |
---|
Bakrie Power Minat Investasi Energi Baru Terbarukan di Lampung |
![]() |
---|
Rumah Kebakaran di Pringsewu, Mobil Damkar Baru Datang 1 Jam Kemudian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.