Berita Lampung
Resmi Bergelar Doktor, Eks Pimpinan Tribun Lampung Dr Hadi Prayogo Dorong Wartawan Warisi Sifat Nabi
Resmi sandang gelar doktor, eks Pimpinan Tribun Lampung Dr Hadi Prayogo dorong wartawan warisi sifat nabi yakni sidik, tablih, amanah, fatonah
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Banyaknya berita hoaks, tendensius, atau memihak terutama menjelang perhelatan politik baik pemilihan presiden, pemilihan legislatif dan pilkada pada 2024 mendatang disoroti Dr Hadi Prayogo, mantan Pemimpin Umum Tribun Lampung.
Dr Hadi Prayogo yang kini menjabat Senior Editor Sriwijaya Post Palembang (Grup Tribun Network) setelah jadi Pemimpin Umum Tribun Lampung minta wartawan warisi sifat nabi terlebih saat jelang pemilu.
Baca juga: Warga Bersyukur Dapat Telur dari United Tractors dan Tribun Lampung
Baca juga: Tribun Lampung dan PT Telkom Bersama BKKBN serta Pemkot Beri Bantuan Keluarga Berisiko Stunting
Sifat para nabi yakni sidik, tablih, amanah, fatonah dan itu harus diterapkan oleh setiap wartawan dalam pekerjaanya.
“Seharusnya wartawan mewarisi karakter nabi sehingga terhindar menulis dan melaporkan berita yang melanggar nilai kebenaran,” katanya usai diwisuda menjadi Doktor ke 293, di Gedung Serba Guna, UIN Raden Intan Lampung, Sabtu (23/9).
Hadi diwisuda dengan predikat sangat memuaskan karena masa pendidikan hanya 2 tahun, 9 bulan dengan IPK 3,64.
Sedangkan judul disertasinya adalah Manajemen Pendidikan Jurnalistik Profetik di Journalist Boarding School Cilegon Provinsi Banten mendapat nilai A-.
Dalam wisuda Gelombang IV ini dibagi dua sesi yakni sesi pagi dan sesi siang yang totalnya sebanyak 1.100 wisudawan yang terdiri dari SI dan S2, sedangkan S3 yang diwisuda sebanyak 11 orang doktor.
Rektor UIN Raden Intan Prof Wan Jamaluddin Z Mag PhD memimpin langsung acara wisuda tersebut.
Dalam tahun 2023 ini, perguruan tinggi Islam yang dikenal memiliki lingkungan hijau ini melakukan lima gelombang wisuda.
Lebih lanjut Hadi mengungkapkan karakter nabi secara universal bisa disingkat STAF, yakni sidik artinya jujur atau benar, nabi dalam kehidupan sehari-hari selalu berkata benar dan berlaku jujur.
"Jika karakter ini bisa diwarisi wartawan saat meliput dan menulis berita dia tidak mungkin membuat berita palsu, dan tidak sesuai fakta. Karena jurnalistik pada hakikatnya adalah semua hal yang terkait kebenaran,” jelas Hadi.
Karakter kedua nabi yakni tablih atau menyampaikan.
Dikatakan Hadi, dalam menyampaikan wahyu Allah SWT, hampir semua nabi tidak pernah menambah atau mengurangi sedikitpun wahyu dari-Nya.
“Alangkah baik jika wartawan juga menyampaikan berita sesuai fakta liputannya, tidak mengurangi atau menambahi opini wartawan itu sendiri atau opini siapapun,” papar Hadi yang juga mantan Pemred Sriwijaya Post dan Tribun Batam ini.
Karakter Nabi yang ketiga adalah amanah atau dapat dipercaya.
Musda Golkar Lampung Digelar Secara Sederhana Seusai Arahan DPP |
![]() |
---|
Banjir dan Longsor di Pesawaran Akibat Hujan Deras, Tak Ada Korban Jiwa |
![]() |
---|
Safira Azzahra Pilih Olahraga Pilates: Ngebantu Bentuk Postur Tubuh |
![]() |
---|
Cerita Dramatis Proses Evakuasi KM Tegar Jaya Tenggelam di Pesawaran |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 30 Agustus 2025, Hujan Ringan hingga Sedang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.