Berita Lampung
Ponpes Riyadhus Sholihin Bandar Lampung Kirim 200 Santri Ikuti Jalan Sehat Sarungan
Ponpes Riyadhus Sholihin Bandar Lampung akan mengirimkan 200 santri untuk jalan sehat sarungan dalam peringatan Hari Santri 2023.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhus Sholihin Bandar Lampung akan mengirimkan 200 santri untuk jalan sehat sarungan dalam peringatan Hari Santri 2023.
Pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin Bandar Lampung Ismail Zulkarnain menyebut bakal menyemarakkan acara yang bakal berlangsung 15 Oktober 2023 itu.
Baca juga: Bandar Lampung Optimis Raih Juara Umum MTQ ke-50 Lampung
Baca juga: Cara Beli Tiket Pekan Raya Lampung via Tribun Booking, Sangat Mudah Tersedia Online Tanpa Antre
"Kami kirim 200 santri," kata Pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin Ismail Zulkarnain kepada Tribun Lampung, Rabu (11/10/2023).
Para santri akan hadir selain menggunakan sarung ada juga akan mengenakan jubah.
"Kami akan ikut pada parade hari santri tersebut," kata Ismail.
Peringatan hari santri merupakan kegembiraan para santri dan ratusan santri akan berangkat menyemarakkan momen tersebut.
"Kami juga pada peringatan hari santri akan menggelar beragam lomba antar santri yang tergabung dalam FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) se Bandar Lampung," kata Ismail.
Pihaknya berharap dengan perlombaan tersebut untuk memperkuat ukhuwah antar santri.
Serta melatih kepemimpinan santri dan mengharapkan ada hobi serta kelebihan santri yang tersalurkan.
"Kalau peringatan hari santri pada 22 Oktober, hari santri adalah momentum para santri untuk menunjukan eksistensi dirinya," kata Ismail.
Santri memiliki bekal kemampuan mulai sumber daya manusia (sdm) hingga keintelektualannya.
Para santri ini akan mampu berbaur hingga beradaptasi di tengah masyarakat guna mengaplikasikan keilmuannya.
"Santri ini juga sudah terlatih di ponpes, dari segi keilmuan, akhlak hingga kemampuan mereka terlatih dengan segala macam pendidikan di ponpes," kata Ismail Zulkarnain.
Santri ini kalau terjun ke masyarakat mereka sudah bisa dipakai keilmuannya.
"Apalagi program kasad bahwa tentara santri, jalur santri ini saja ada 16 orang santri kami menjadi tentara," kata Ismail.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pimpinan-Ponpes-Riyadhus-Sholihin-Bandar-Lampung-Ismail-Zulkarnain.jpg)